DEN DEWAN ENERGI NASIONAL
REPUBLIK INDONESIA

Anggota DEN menjadi Pembicara Seminar & Sharing Knowledge IPTEK dan SDM Nuklir

04 Juni 2021 Berita

Jakarta, 4/6/2021. Anggota Dewan Energi Nasional (DEN Dr. As Natio Lasman menjadi pembicara Seminar dan sharing knowledge terkait Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (IPTEK) dan Sumber Daya Manusia (SDM) Nuklir yang diselenggarakan oleh Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Institut Teknologi Bandung.

Webinar ini bertujuan untuk pengenalan, sosialisasi, pendidikan dan kebijakan terkait IPTEK Nuklir dan terselenggaranya Open House Prodi S2-Nuklir dan S3-Nuklir ITB dalam rangka penerimaan mahasiswa baru tahun ajaran 2021/2022.

Pemerintah saat ini telah menerbitkan Peraturan Pemerintah No. 79 tahun 2014 tentang Kebijakan Energi Nasional (KEN), KEN memiliki tujuan yaitu terwujudnya pengelolaan energi yang berkeadilan, berkelanjutan, dan berwawasan lingkungan dalam rangka mewujudkan kemandirian energi nasional dan ketahanan energi nasional yang berlandaskan kedaulatan energi dan nilai ekonomi yang berkeadilan.

KEN juga mengamanatkan transisi energi dari penggunaan energi fosil menjadi penggunaan energi baru terbarukan yang ramah lingkungan, selain itu juga merubah paradigma bahwa energi dijadikan sebagai modal pembangunan bukan sebagai sumber devisi negara. PP. No. 79 tahun 2014 dan Perpres No. 22 tahun 2017 tentang RUEN juga menargetkan pemanfaatan energi baru terbarukan sebesar 23% pada tahun 2025 dan 31% pada tahun 2050.

Anggota DEN Dr. As Natio Lasman mengatakan bahwa sampai saat ini Indonesia belum dapat melepaskan ketergantungan terhadap energi fosil dan sebagian dari energi tersebut harus diimpor dari negara lain. Untuk itu ketergantungan terhadap energi fosil harus dikurangi dengan upaya mengoptimalkan pemanfaatan sumber energi lainnya, khususnya energi baru terbarukan, serta dengan meningkatkan kemampuan untuk penggunaan teknologi energi yang efisien. As Natio juga mengatakan bahwa saat ini capaian bauran energi baru terbarukan baru tecapai 11.2% pada tahun 2020 dari target 23% pada tahun 2025.

Saat ini Pemerintah sedang menyusun Grand Strategi Nasional (GSEN), GSEN disusun dengan visi mewujudkan ketahanan dan kemandirian energi nasional. Salah satu solusi atau program strategis GSEN ialah membangun transmisi & distribusi listrik, smart grid, off grid dan PLTN sesuai dengan PLTN sesuai kebutuhan serta pembentukan Nuclear Energy Programme Implementating Organitation (NEPIO). As Natio menutup pemaparannya dengan mengatakan untuk mencapai target 23% energi baru terbarukan pada bauran energi nasional pada tahun 2025 akan sulit tercapai tanpa peranan PLTN. Namun, pembangunan PLTN pada saat ini pun belum dapat mendorong pencapaian target tersebut karena pembangunan PLTN memerlukan waktu 5 – 7 tahun. (Teks: AM & Foto: AM).

Bagikan berita ini


© 2016 - 2021 Dewan Energi Nasional. All rights reserved.