DEN DEWAN ENERGI NASIONAL
REPUBLIK INDONESIA

Satya: Panas Bumi Indonesia Mampu Bersaing Dengan Dunia

25 September 2021 Berita

Jakarta, 25/09/2021. Anggota Dewan Energi Nasional (DEN)  Satya Widya Yudha menjadi pembicara dalam Webinar “Pengaruh Transisi Energi Terhadap Lingkungan dan Kesejahteraan Masyarakat” yang diselenggarakan oleh BEM FTKE Universitas Trisakti melalui konferensi video. Adapun narasumber lain yaitu Fikri Barry Alfian yang menjabat sebagai Dosen Teknik Mesin Universitas Jenderal Ahmad Yani.

Dalam acara yang dihadiri oleh berbagai civitas akademika tersebut, Satya menuturkan bahwa komitmen Indonesia dalam sektor energi untuk menurunkan emisi karbon berdasarkan Leaders Summit on Climate yang disampaikan oleh Presiden antara lain adalah melakukan moratorium konservasi hutan kemudian mendorong green development dan juga membuka investasi transisi energi.

“Indonesia memiliki potensi energi baru terbarukan yang sangat besar salah satunya panas bumi. Kita memiliki potensi panas bumi sebesar 23,9 GW dan telah direalisasikan sebesar 2,13 GW atau sekitar 9%. Sekarang ini panas bumi kita menjadi kedua yang terbaik setelah Amerika. Potensi inilah yang harus kita kembangkan, selain itu, potensi EBT lain juga masih sangat tinggi antara lain surya yang potensinya mencapai 271 GW, kemudian juga ada angin, air, bioenergi, dan tenaga laut,” ungkapnya.

Satya juga menjelaskan bahwa saat ini DPR sedang menggodok Rancangan undang-undang EBT yang tidak lama lagi akan segera diluncurkan. “Tentu harapannya dengan adanya Undang-undang EBT maka rangsangan terhadap pengembangan EBT di Indonesia ini dapat lebih baik lagi,” imbuhnya.

Diakhir, Satya mengatakan proposisi kebijakan menuju net zero emission antara lain dijalankan melalui transisi energi yang dilakukan dengan tetap menjaga ketahanan energi nasional yaitu dalam koridor 4A: Availability, Accessability, Affordability, dan Acceptability.

Dosen Teknik Mesin Universitas Jenderal Ahmad Yani, Fikri Barry Alfian juga menjelaskan bahwa pemanfaatan panas bumi terbesar di Indonesia salah satunya yaitu di Kamojang – Garut yang dikelola oleh Indonesia Power dan juga Pertamina Geothermal Energy. “selain itu juga pada saat ini sedang dikembangkan proyek PLT Bayu terbesar di Indonesia yang rencana lokasinya bertempat di Sukabumi – Jawa Barat,” ucapnya. (Teks: CTA, Editor: KDW, Grafis: MB)

Bagikan berita ini


© 2016 - 2022 Dewan Energi Nasional. All rights reserved.