DEN DEWAN ENERGI NASIONAL
REPUBLIK INDONESIA

DEN Selenggarakan Webinar Nasional Transisi Energi Net Zero Emission

28 September 2021 Berita

Jakarta, 27/9/2021. DEN menyelenggarakan Webinar Nasional bertajuk Transisi Energi Net Zero Emission (NZE): Tantangan Ketahanan Energi dan Transformasi Sektor yang bertujuan untuk menyemarakkan Hari Pertambangan dan Energi ke-76 dan implementasi Program Kerja DEN 2021-2025 terkait Penyusunan Peta Jalan Transisi Energi jangka panjang.

Dalam sambutan pembukanya, Menteri ESDM selaku Ketua Harian DEN Arifin Tasrif yang diwakili oleh Sekjen DEN Djoko Siswanto menyampaikan harapan bahwa hasil webinar ini menjadi bahan masukan reviu Kebijakan Energi Nasional (KEN), Rencana Umum Energi Nasional (RUEN), dan Dokumen Long-term Strategy on Low Carbon and Climate Resilience 2050 menuju NZE atau lebih cepat dari tahun 2060 sebagai upaya memenuhi mandat Paris Agreement.

Menteri PPN/Bappenas memberikan keynote yang diwakili oleh Deputi Bidang Kemaritiman dan SDM Kementerian PPN/Bappenas Arifin Rudiyanto menjelaskan dalam mencapai NZE, diperlukan keterlibatan aktif multi pihak, yaitu Pemerintah, dunia usaha, masyarakat, akademisi, dan mitra pembangunan yang mempunyai peran penting dalam menyinergikan strategi dan kebijakan transformasi antar sektor dalam mewujudkan NZE.

Anggota DEN Satya Widya Yudha menyampaikan tantangan utama transisi energi menuju NZE adalah kemampuan pembiayaan pembangunan infrastruktur dan penggunaan teknologi energi baru terbarukan (EBT) dan pemenuhan ketahanan energi nasional terhadap 4 aspek yaitu ketersediaan energi, akses masyarakat terhadap energi, keterjangkauan harga energi, dan peduli lingkungan sesuai KEN.

Anggota DEN Herman Darnel Ibrahim menjelaskan PLTU Batubara akan berperan sebagai contingency, cadangan pengaman, jika pengembangan penyediaan listrik EBT lainnya mengalami hambatan atau keterlambatan dan penggunaan batubara di sektor industri yaitu di industri semen dan pupuk, masih akan berlansung terus karena tidak dapat disubstitusi oleh energi lain.

Sementara itu, Dirjen Perubahan Iklim KLHK Laksmi Dhewanthi mengungkapkan catatan umum menuju NZE tahun 2060 ada formulasi beberapa sektor antara lain pada sektor kehutanan rencana operasional Folu Net Sink pada tahun 2030 dan sektor limbah bagaimana mengembangkan waste to energi, serta penguatan dan partisipasi masyarakatm termasuk Masyarakat Adat.

Dirjen Perhubungan Darat Kemenhub Budi Setiadi menjelaskan rencana ke depan yang dilakukan Kemenhub dalam mendukung percepatan penggunaan Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (KBLBB) seperti penggunaan KBLBB sebagai kendaraan operasional Menteri, Eselon I, dan Eselon II, serta berkoordinasi dengan pimpinan daerah untuk membangun green island penggunaan kendaraan listrik di kawasan khusus pariwisata industri, dan perkantoran.

Direktur Konservasi Energi KESDM Luh Nyoman Puspa Dewi menyebutkan beberapa program pengembangan EBT antara lain biodiesel untuk memastikan program B30 berjalan sesuai target dan pengembangan B40 dan B50, rencana aksi untuk mendukung pelaksanaan cofiring, dan pemanfaatan RDF.

Webinar yang dipandu oleh Rektor IT-PLN dan Dewan Pakar Listrik Indonesia Iwa Garniwa juga dihadiri pembicara Direktur Industri Permesinan dan Alat Mesin Pertanian Herman Supriadi, Direktur Mitigasi Perubahan Iklim KLHK Emma Rachmawati, dan Direktur Sumber Daya Energi, Mineral, dan Pertambangan Kementerian PPN/Bappenas Yahya Rachmana Hidayat. (Teks: TR, Foto/Grafis: OT, & Editor: KDW).

Bagikan berita ini


© 2016 - 2022 Dewan Energi Nasional. All rights reserved.