DEN DEWAN ENERGI NASIONAL
REPUBLIK INDONESIA

Penganugerahan Penghargaan Subroto Award 2021

28 September 2021 Berita

Jakarta, 28/9/2021, Kementerian ESDM mengadakan acara Penganugerahan Penghargaan Subroto Award 2021 secara virtual. Penghargaan Subroto merupakan penghargaan tertinggi sektor energi dan sumber daya mineral, yang diberikan kepada para pemangku kepentingan yang telah melakukan kinerja terbaik sebagai refleksi semangat Bapak Prof. Soebroto dalam memajukan sektor ESDM di Indonesia. Tahun 2021 ini merupakan tahun keempat peyelenggaraan Penghargaan Subroto Award.

Prof. Subroto, Menteri Pertambangan dan Energi Periode 1978 – 1988 dalam sambutannya menyampaikan saat ini dihadapkan tiga tantangan besar yaitu: mengurangi emisi yang mengakibatkan panas global, pencemaran lingkungan akibat dari emisi yang dihasilkan dan kecepatan untuk menggunakan sumberdaya EBT menggantikan fosil. KESDM menjadi pelopor dalam mengajak Pemerintah Pusat, Pemerintah Daerah, serta badan usaha untuk bisa menghadapi tantangan yang ada di depan, terutama mengenai lingkungan.

“Indonesia sebagai negara archipelago menjadi tantangan besar, namun kita percaya bahwa kita akan menjadi negara maju pada tahun 2045. Pertumbuhan ekonomi tidak cukup hanya 5% tetapi harus 7%”, ujarnya.

Menteri ESDM, Arifin Tasrif mengucapkan Selamat Hari Jadi Pertambangan dan Energi ke-76 kepada seluruh insan pertambangan dan energi yang selama ini telah memberikan kontribusi dalam berbagai bentuk, baik investasi, inovasi, pemikiran, tenaga, dan berbagai upaya untuk memberikan yang terbaik bagi sektor ESDM. Arifin juga menejelaskan beberapa capaian startegis disektor energi antara lain: penerimaan negara sektor energi 141 Triliun Rupiah, meningkat 103% dari periode yang sama tahun lalu.

Dibidang migas, kontrak migas saat ini dibuat lebih fleksibel dengan menggunakan skema gross split dan cost recovery, selain itu untuk lebih menarik minat investasi di hulu migas diberikan beberapa insentif, antara lain: Blok Mahakam dan Blok Rokan yang secara resmi dikelola negara melalui. PT Pertamina. Pemerintah juga terus menjalankan program yang bersentuhan langsung dengan rakyat, antara lain progam BBM 1 harga dengan target lebih dari 580 titik sampai dengan tahun 2024.

Dibidang mineral dan batubara, telah dikeluarkan kebijakan yang menjaga kepastian pemanfaatan batubara untuk menjaga ketahanan domestik khususnya untuk pembangkit listik, selain itu mendorong pemanfaatan mineral untuk peningkatan nilai tambah terutama nikel sebagai material pendukung bahan baku baterai kendaraan listrik. Dibidang ketenagalistrikan, saat ini rasio elektrifikasi mencapai 99,4% dan tahun depan Pemerintah menargetkan seluruh rumah tangga telah teraliri listrik 100%.

Pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan, migas maupun pengolahan dan pemurnian mineral dan batubara terus dipercepat untuk mencapai ketahanan dan kedaulatan energi. Seperti yang disampaikan Prof. Subroto, saat ini seluruh negara berkomitmen dalam hal perubahan iklim melalui Paris Agreement. “Target kami disektor energi yaitu mencapai Net Zero Emission (NZE) pada tahun 2060 atau lebih cepat, melalui transisi energi bersih, ramah lingkungan dan rendah karbon” tambah Arifin.

Penghargaan diberikan kepada 104 (seratus empat) pemenang, dengan 11 kategori, yaitu: a. Keselamatan Migas (18 pemenang), b. PNBP dan Kinerja Keuangan Hulu Migas (3 pemenang), c. Keselamatan Ketenagalistrikan (10 pemenang), d. PNBP Mineral dan Batubara (11 pemenang), e. Inovasi Teknik & Lingkungan untuk Kaidah Pertambangan yang Baik (2 pemenang), f. Efisiensi Energi (29 pemenang), g. Pengusahaan Panas Bumi (19 pemenang), h. Kinerja Badan Usaha BBN dalam Penyaluran Biodiesel (1 pemenang), i. Konservasi Geologi dan Mitigasi Bencana Geologi (2 pemenang), j. Pengembangan Kompetensi SDM Sektor ESDM (3 pemenang), k. Wartawan Energi (6 pemenang).

“Semoga Penghargaan Subroto akan terus menginspirasi stakeholder sektor ESDM untuk selalu memantapkan niat, kerja keras, dan kontribusi bersama dalam mewujudkan sektor ESDM yang memberi manfaat sebesar-besarnya bagi kemakmuran rakyat”, pungkas Arifin. (Teks: AM & RAD, Grafis: OT, Editor: KDW)

Bagikan berita ini


© 2016 - 2022 Dewan Energi Nasional. All rights reserved.