DEN DEWAN ENERGI NASIONAL
REPUBLIK INDONESIA

DEN Lakukan Koordinasi Pengawasan Pelaksanaan RUEN terkait Subsidi Energi

30 September 2021 Berita

Denpasar, 30/9/2021. Anggota DEN Eri Purnomohadi memimpin rapat koordinasi pengawasan pelaksanaan Rencana Umum Energi Nasional (RUEN) yang dihadiri oleh Anggota DEN Agus Puji Prasetyono, Satya Widya Yudha, Herman Darnel Ibrahim, Daryatmo Mardiyanto, As Natio Lasman, Yusra Khan, Sekjen DEN Djoko Siswanto, Kepala Biro Fasilitasi Penanggulangan Krisis dan Pengawasan Energi Mustika Pertiwi, perwakilan Kementerian ESDM, Bappenas, BRIN, Pertamina, dan PLN.

Saat membuka, Eri menyampaikan pertemuan dilaksanakan sebagai implementasi Undang-Undang No. 30 Tahun 2007 tentang Energi, yang mengamanatkan DEN bertugas mengawasi pelaksanaan kebijakan di bidang energi yang bersifat lintas sektoral khususnya pengawasan pelaksanaan program/kegiatan dalam Matrik RUEN terkait subsidi energi.

Direktur Pembinaan Usaha Hilir Migas Kementerian ESDM Soerjaningsih menyampaikan konsep transformasi subsidi LPG tahun 2022 dengan konsep reformasi getting the price right yaitu harga barang dikembalikan pada mekanisme harga pasar sesuai dengan harga keekonomian yang efisien, Pemerintah tidak melakukan intervensi penetapan harga, dan protect the poor yaitu kelompok masyarakat tertentu (miskin dan rentan) perlu dilindungi melalui suatu mekanisme semacam bantuan, sehingga tetap dapat mempunyai daya beli untuk mengakses energi.

Selanjutnya, SVP Retail Marketing Business Pertamina Jumali menyampaikan persyaratan pelaksanaan uji coba subsidi langsung BBM PSO yaitu penentuan data penerima subsidi langsung BBM, peraturan tentang harga jual BBM PSO dengan harga keekonomian (pelaksanaan secara bertahap), dan keterlibatan Pemda untuk pelaksanaan dan sosialsasi subsidi langsung BBM.

Adapun tujuan adanya reformasi subsidi disampaikan oleh EVP Tarif dan Subsidi (EVP ATS) PLN Tohari Hadiat, antara lain beban pemerintah akan berkurang, mendorong efisiensi di sisi supply dan demang, kesadaran bersama dan stimulan ekonomi, fleksibel mengatur pola bisnis (subsidi silang), kemampuan investasi, dan kemampuan menjadi kualitas dan mutu layanan.

Anggota DEN Satya Widya Yudha menyampaikan pandangannya untuk memecahkan masalah terkait subsidi yaitu dengan keberanian untuk melakukan distribusi tertutup dan pemberian subsidi dengan data yang akurat, agar subsidi yang diberikan tepat sasaran.

Senada dengan di atas, Sekjen DEN Djoko Siswanto menyampaikan data yang ada bergerak dinamis, apalagi dengan adanya pandemi Covid-19, untuk itu data yang ada dimanfaatkan dengan baik dan data tersebut perlu terus disempurnakan agar akurat.

Anggota DEN Herman Darnel Ibrahim menyampaikan bahwa dalam transisi energi, perlu mempertimbangkan adanya peralihan dari subsidi menuju pajak atau iuran untuk mendorong pengembangan energi bersih di Indonesia.

Sementara, Anggota DEN Agus Puji Prasetyono menjelaskan subsidi yang diberikan untuk memberikan produktifitas pada kehidupan masyarakat, sehingga subsidi yang diberikan agar tepat sasaran dan agar kemisikinan masyarakat dapat dientaskan. (Teks: TR, MM, Foto: OT, & Editor: KDW).

Bagikan berita ini


© 2016 - 2022 Dewan Energi Nasional. All rights reserved.