DEN DEWAN ENERGI NASIONAL
REPUBLIK INDONESIA

Transformasi Ketenagalistrikan dalam Transisi Energi Menuju Net Zero Emission

05 Oktober 2021 Berita

Jakarta 5/10/2021. Anggota DEN Herman Darnel Ibrahim menjadi narasumber dalam Engineer’s Talk #3 mengenai Transformasi Ketenagalistrikan dalam Transisi Energi Menuju Net Zero Emission yang diselenggarakan oleh PLN Unit Induk Distribusi Jawa Timur secara virtual.

Pria yang akrab disapa HDI ini memaparkan tentang skenario transformasi ketenagalistrikan dalam transisi energi menuju net zero emission, dalam paparannya HDI menyampaikan bahwa sebagaimana amanat Undang-undang Nomor 30 tahun 2007 tentang Energi, Dewan Energi Nasional (DEN) mempunyai tugas; merancang dan merumuskan Kebijakan Energi Nasional (KEN), menetapkan Rencana Umum Energi Nasional (RUEN), menetapkan langkah-langkah penanggulangan kondisi krisis dan darurat energi, dan mengawasi pelaksanaan kebijakan dibidang energi yang bersifat lintas sektoral.

HDI juga menjelaskan bahwa emisi karbon yang dihasilkan dari proses pembakaran energi fosil adalah penyebab terjadinya perubahan iklim yang mengakibatkan kenaikan suhu bumi dan perubahan iklim yang mengancam keanekaragaman hayati. Komitmen Pemerintah untuk mengatasi perubahan iklim dengan menjaga kenaikan temperatur bumi pada 1,5 derajat Celsius, tidak melebihi 2 derajat Celsius, dan UU No 16 tahun 2016, dengan meratifikasi pengurangan emisi GRK pada tahun 2030 sebesar 29% dari upaya nasional dan 41% dari dukungan internasional.

Lulusan ITB ini menambahkan bahwa strategi transisi energi rendah karbon dilakukan melalui energi fosil dengan menerapkan teknologi bersih, percepatan pengembangan energi baru terbarukan dengan kendaraan listrik dan hidrogen, dan pengembangan smartgrid serta smart energi dengan konservasi energi. Disamping itu, kedepannya dalam hal penggunaan energi perlu dikembangkan teknologi ramah lingkungan dengan teknologi carbon capture (minyak dan gas bumi), sedangkan pada batubara dengan coal gasification dan coal liquefaction.

Di akhir, HDI mengatakan terkait skenario transisi energi menuju net zero emission yang akan bertumpu pada pembangkitan listrik energi terbarukan akan membawa perubahan besar dalam ketenagalistrikan, dan listrik akan menjadi pusat daripada transisi tersebut. Transisi energi adalah proses yang kompleks, perencanaannya memerlukan kajian multi sektoral dengan melibatkan ahli, dan akademisi dari berbagai disiplin ilmu, dengan tetap menjaga ketahanan energi nasional dalam koridor Ketahanan Energi 4A yaitu Availability, Accessability, Affordability, dan Acceptability, ungkap HDI.
(Teks:AM, grafis:OT, Editor:KDW)

Bagikan berita ini


© 2016 - 2022 Dewan Energi Nasional. All rights reserved.