DEN DEWAN ENERGI NASIONAL
REPUBLIK INDONESIA

Semangat Pemuda Indonesia!

30 Oktober 2021 Berita

Anggota Dewan Energi Nasional (DEN) Satya Widya Yudha menjadi salah satu narasumber dalam Seminar Nasional Akar Desa Indonesia dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda 2021 dengan tema “SEMANGAT SUMPAH PEMUDA: Pemuda Desa Mendunia. Seminar yang diselenggarakan secara daring tersebut menghadirkan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Uno. Turut hadir sebagai narasumber antara lain Wakil Kepala BPIP Hariyono, Ketua Umum APKASI Sutan Riska Tuanku Kerajaan, Komisioner KPU I Dewa Kade WRS, Komisioner Bawaslu RI Fritz Edward Siregar dan Komisioner KPK Pusat Hardly Stefano serta Tri Mumpuni yang mewakili Institut Bisnis dan Ekonomi Kerakyatan.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Uno dalam sambutannya menuturkan bahwa pemuda selalu memiliki peran sentral demi mewujudkan tatanan bangsa di Negara kita tercinta. “Mimpi kita sebagai pemuda desa haruslah mendunia, karena sekarang dengan adanya teknologi dan akses informasi tentunya pemuda desa harus mampu bersaing dengan dunia luar. Mari pemuda Indonesia semangat berkarya untuk menjemput bonus demografi Indonesia Emas 2045!”, ujarnya.

Satya yang didapuk sebagai pembicara kedua, berkesempatan memaparkan tentang strategi implementasi transisi energi dari fosil ke energi baru dan terbarukan untuk kemandirian desa. Disinggung juga oleh Satya bahwa minggu depan akan ada pertemuan internasional bertajuk COP 26 yang akan membahas mengenai strategi-strategi pada setiap negara yang telah disepakati dan masuk kedalam NDC.

Lebih lanjut Satya menjelaskan bahwa Nationally Determined Contribution (NDC) di sektor energi pada Tahun 2020 lebih bagus yaitu 64,4 Juta Ton dari target yang dicanangkan sebesar 58 Juta Ton. “Yang dilakukan di sektor energi antara lain apabila kita menggunakan energi baru terbarukan, kita mampu menurunkan emisi hingga sebesar 34 Juta Ton, kemudian efisiensi energi mampu menurunkan sebesar 12,9 Juta Ton, kemudian bahan bakar rendah karbon sebesar 8,3 Juta Ton, penggunaan teknologi pembangkit bersih sebesar 5,9 Juta Ton dan kegiatan lain sebesar 2,7 Juta Ton”, imbuhnya.

Diakhir Satya menyinggung tentang Rencana Umum Energi Nasional (RUEN) yang memiliki turunannya yaitu Rencana Umum Energi Daerah atau RUED. “RUED ini difokuskan pada setiap provinsi. Maka manfaat dari RUED itu tentunya untuk menjamin ketersediaan energi di daerah, pengembangan infrastruktur di daerah, dan juga mendukung komitmen nasional untuk mengantisipasi perubahan iklim melalui kontribusi penurunan emisi GRK dari Provinsi,” pungkasnya. (Teks: CTA, Grafis: OT, Editor: KDW)

Bagikan berita ini


© 2016 - 2022 Dewan Energi Nasional. All rights reserved.