DEN DEWAN ENERGI NASIONAL
REPUBLIK INDONESIA

Cegah Krisis Listrik, Pemerintah Stop Ekspor Batubara

04 Januari 2022 Berita

Jakarta,03/02/2021. Anggota DEN, Satya Widya Yudha menjadi pembicara dalam Kompas Bisnis yang diselenggarakan oleh Kompas TV dengan tema Cegah Krisis Listrik, Pemerintah Stop Ekspor Batubara.

Anggota DEN, Satya Widya Yudha mengatakan skenario dalam Perpres No.22/2017 tentang RUEN kebutuhan domestik batubara membesar porsinya sedangkan ekspor batubara akan berkurang kedepannya dalam kurun waktu 2015-2050. RUEN juga membatasi ekspor batubara dari total produksi sebanyak 400 juta ton/tahun, namun realisasi produksi 2021 sebesar 560 juta ton sedangkan pemenuhan domestik sebesar 121 juta ton dimana hampir 25% dilakukan untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri.

Satya berharap kedepan ekspor batubara akan berkurang sedangkan pemenuhan domestik akan terus meningkat. Apabila market dalam negeri bertambah maka kebutuhan batubara dalam negeri juga akan membesar, skenario tersebut ada dalam Perpres RUEN yg memprioritaskan domestik.

Fenomena hari ini terjadi dimana harga batubara diluar sedang bagus, sedangkan harga pokok penjualan batubara domestik dipatok oleh Pemerintah. Sesuai UUD 45 pasal 33, jelas esensinya bahwa pemerintah mempunyai kewenangan untuk menentukan harga pokok batubara yang saat ini kebetulan jauh dibawah harga ekspor. Tendensi pengusaha saat ini ialah lebih baik mengekspor daripada pemenuhan domestik. “Skenario RUEN mengatakan prioritas pemenuhan domestik terlebih dahulu baru setelah itu diekspor” pungkas
Satya yang merupakan lulusan Cranfield University UK ini menambahkan bahwa harga batubara menentukan BPP listrik yang dibeli oleh PT. PLN. Apabila PT. PLN membeli batubara dengan harga ekspor saat ini maka akan terjadi gap dan selisih yang tinggi dan akan menjadi beban negara.
Disamping itu, PT. PLN kedepan juga perlu memiliki perencanaan yang matang mengenai kebutuhan batubara sehingga penyedia batubara dapat memenuhi kebutuhan tersebut.

Dalam penutupannya Satya mengatakan perlu adanya kerjasama antara Pemerintah dan Stakeholders serta pengusaha batubara untuk dapat memenuhi kebutuhan domestik, esensinya ialah pemenuhan kebutuhan listrik masyarakat. Perlu adanya sikap willingness pengusaha batubara untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri, jangan sampai Pemerintah melakukan sanksi pencabutan izin ekspor dan izin usaha pertambangan. (Teks: AM, Grafis: CT: Editor: DE)

Bagikan berita ini


© 2016 - 2022 Dewan Energi Nasional. All rights reserved.