DEN DEWAN ENERGI NASIONAL
REPUBLIK INDONESIA

Anggota DEN Satya Widya Yudha: Pemenuhan Batubara Dalam Negeri Sejalan dengan RUEN

05 Januari 2022 Berita

Jakarta, 5/1/2022. Anggota DEN Satya Widya Yudha menjadi narasumber pada program Hot Economy Berita Satu, bersama Ketua Komisi VII DPR RI Sugeng Suparwoto dan Direktur Eksekutif APBI Hendra Sinadia.

Pada program Hot Economy yang bertemakan Simalakama Ekspor Batubara ini, Satya menyampaikan pemenuhan batubara dalam negeri sejalan dengan Perpres No 22 Tahun 2017 tentang Rencana Umum Energi Nasional (RUEN) yang ditetapkan oleh Presiden selaku Ketua DEN. Satya mengatakan DMO itu sama dengan tugas konstitusi untuk melindungi rakyat, apabila harga domestik tidak dikontrol oleh pemerintah dan hanya menggunakan mekanisme pasar murni, maka tidak hanya melanggar pasal 33 UUD 1945, tapi akan menaikan harga jual listrik, membengkaknya inflasi khususnya di saat pemulihan pandemi saat ini.

Pria yang sebelumnya menjabat Wakil Ketua Komisi VII DPR RI menjelaskan porsi domestik batubara terus meningkat setiap tahunnya yang mencerminkan perekoniman Indonesia berjalan, dan kebutuhan listrik bertambah. Saat ini realisasi DMO mencapai 121 juta Ton dari target 137 juta Ton, ini cukup baik walaupun belum mencapai 25% mengingat total produksi mencapai 560 juta Ton dari target 625 juta Ton. RUEN kita yg di Perpres kan pada tahun 2017 memberikan skenario meningkatnya porsi domestik dan mengecilnya ekspor kalau dilihat dari tahun 2015-2050, dengan demikian harapannya memberikan pondasi pembangunan ekonomi nasional yang lebih baik.

Lebih lanjut, Anggota DEN lulusan Cranfield University, UK ini menambahkan dengan kondisi tersebut Pemerintah mengutamakan kebutuhan domestik untuk menjalankan amanat konstitusi UUD 1945 Pasal 33.

Satya yang juga menjabat Koordinator Bulanan Anggota DEN dari Pemangku Kepentingan mendorong PLN untuk membuat perencanaan yang baik agar kebutuhan batubara dapat terpenuhi dan potensi kekurangan pasokan tidak terjadi lagi di kemudian hari.

Sementara itu, Sugeng Suparwoto menyampaikan adanya peristiwa ini menunjukkan perlunya penyesuaian harga acuan batubara dan mendorong pentingnya pengembangan energi baru terbarukan yang bersih dan berkelanjutan di tanah air.

Sedangkan, Hendra Sinadia mengungkapkan pengusaha siap memenuhi kebutuhan batubara domestik dan berharap PLN bisa membuat perencanaan yang lebih matang dengan waktu yang lebih cepat. (Teks: TR, Infografis: OT, & Editor: DR).

Bagikan berita ini


© 2016 - 2022 Dewan Energi Nasional. All rights reserved.