DEN DEWAN ENERGI NASIONAL
REPUBLIK INDONESIA

Garap Pemanfaatan Tenaga Nuklir

28 April 2022 Berita

Jakarta, 27/04/2022. Pencapaian net zero emission (NZE) di tahun 2060 menjadi target yang saat ini terus diupayakan. Sebab, berdasarkan data dari Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT), pada tahun 2049, jumlah batu bara yang diproduksi dan dikonsumsi akan sama, sehingga kekurangan pasokan akan ditutup lewat impor. Kondisi senada juga terjadi pada gas dan minyak bumi, sehingga transisi energi dan penggunaan energi baru terbarukan harus segera dimulai. Hal tersebut diungkapkan oleh Anggota Pemangku Kepentingan Dewan Energi Nasional (DEN) As Natio Lasman dalam agenda sharing session bersama alumni Departemen Teknik Nuklir dan Teknik Fisika Universitas Gadjah Mada yang diselenggarakan secara daring.

Berkaca dari Eropa, negara-negara di benua tersebut telah mencanangkan nuklir sebagai energi bersih. Di Indonesia sendiri, As Natio menilai bahwa aspek sosial masih menjadi tantangan dalam mengembangkan pembangkit listrik tenaga nuklir (PLTN). Meski demikian, pemerintah tengah menggagas tim persiapan pembentukan Nuclear Energy Program Implementation Organization (NEPIO) yang ditargetkan dapat terbentuk pada tahun 2023 mendatang. Langkah tersebut menunjukkan dukungan pemerintah dalam pembangunan PLTN.

Dalam kesempatan tersebut, As Natio juga berpendapat bahwa berdasarkan data dari PT PLN (Persero), dalam rangka menuju NZE, pembangkit batu bara yang diterminasi dan digantikan oleh PLTN sekitar 7,7 gigawatt di tahun 2040. Meski demikian, pengembangan dan pengoperasian PLTN membutuhkan waktu, sehingga diharapkan pembangunan PLTN dapat dimulai sejak 2025. “Dengan memanfaatkan nuklir, lingkungan diharapkan menjadi lebih bersih dan ketergantungan terhadap fosil dapat ditekan. Meskipun masih terdapat pro dan kontra, saya harap iklim PLTN dapat terus didorong dan dimulai pada tahun 2023 mendatang,” tutup As Natio. (Teks: SL, Grafis: MB, Editor: DR)

Bagikan berita ini


© 2016 - 2022 Dewan Energi Nasional. All rights reserved.