DEN DEWAN ENERGI NASIONAL
REPUBLIK INDONESIA

DEN Selenggarakan Webinar Nasional dalam Rangka Anugerah DEN 2022

27 Juli 2022 Berita

Jakarta, 27 Juli 2022. DEN bekerjasama dengan Pusat Studi Hukum Energi dan Pertambangan menyelenggarakan Webinar Nasional berjudul “Sinergitas Pemerintah, Pemerintah Daerah, Industri dan Masyarakat Dalam Rangka Percepatan Pengembangan EBT “yang dilakukan secara hybrid.

Dalam sambutannya Sekjen DEN yang biasa disapa Djoksis menjelaskan bahwa transisi energi menuju EBT dan energi rendah karbon merupakan komitmen nasional sesuai PP Nomor 79 Tahun 2014 tentang KEN dan Perpres Nomor 22 tahun 2017 tentang RUEN yaitu untuk mencapai target bauran EBT 23%, penurunan emisi GRK sebesar 34,8%, dan 17% penghematan energi final dari skenario BaU di tahun 2025. Indonesia telah menyusun kebijakan jangka menengah melalui Grand Strategi Energi Nasional (GSEN) sebagai bentuk keseriusan mengimplementasikan NDC dan tengah menyesuaikan kembali sistem  perencanaan pembangunan nasional untuk mencapai target bauran EBT 23% di 2025. 

Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Tenggara hadir melalui virtual menjelaskan telah ditetapkannya PERDA RUED No.2 Tahun 2022 dengan visi terwujudnya sektor energi sebagai salah satu pilar utama pembangunan Sulawesi Tenggara melalui pembangunan energi baru terbarukan yang bersih dan terjangkau. Implementasi RUED dalam pencapaian target transisi energi yang berkelanjutan ada beberapa tantangan seperti keterbatasan kewenangan dan anggaran pemerintah daerah, peningkatan pemahaman masyarakat dalam pemanfataan energi baru terbarukan dalam kebutuhan energi serta penguatan regulasi yang dikeluarkan pemerintah untuk mendukung implementasi RUED, tegas Asrun.

Herman Darnel Ibrahim salah satu Anggota DEN menjelaskan tentang peran DEN dalam mendorong sinergitas antar pemangku kepentingan dalam pencapaian target transisi energi yang berkelanjutan dimana co creation ekosistem pada pengelolaan energi baik dengan pemerintah pusat, pemerintah daerah, Lembaga Pendidikan dan penelitian, BUMN dan korporasi energi, pelaku industri, korporasi masyarakat pengguna energi untuk saling bekerjasama dan berkoordinasi guna mendorong terwujudnya program dan tercapainya sasaran transisi energi,  guna menghilangkan aturan dan kebijakan yang menghambat implementasi transisi energi. DEN berperan melakukan pengawasan lintas sektor dalam implementasi KEN, RUEN dan pencapaian target transisi energi.

Perwakilan PLN, Edwin Nugraha menjelaskan Langkah PLN  dan upaya kolaborasi dengan stakeholders dalam pencapaian target transisis energi diantaranya langkah kolaborasi stakeholder dan PLN untuk mendukung program pemerintah dalam pembangunan rendah karbon diantaranya berkomitmen dalam mencapai bauran energi dari EBT sebesar 23% mulai tahun 2025 dengan pengembangan pembangkit EBT sebesar 20,9 GW atau 51,6?ri total pengembangan pembangkit pada tahun 2021-2030,implementasi co-firing biomassa. Pengembangan clean cial technology, retirement PLTU subcritical. Terdapat 5 perubahan besar yang diperlukan menuju Net Zero Emission 2060 yaitu EBT skala besar dengan BESS, interkoneksi dan klaster industri hijau di daerah terpencil, pembangkitan terdistribusi dengan EBT melalui PLTS Atap, carbon capture and storages (CCS) dan Early Retirement PLTU melalu ETM serta teknologi baru seperti Biomassa dan Hidrogen, tegas Edwin.

Studi Energi UGM Yogyakarta Prof Dr Deendarlianto ST, menjelaskan dalam paparannya terkait langkah pemerintah dan upaya kolaborasi dengan stakeholder dalam pencapaian target transisi energi yang berkelanjutan bahwa diantara isu strategisnya perlunya melakukan peningkatan akses ke energi, ketersediaan, pemerataan energi ke daerah terpencil berbasis potensi lokal energi terbarukan, dan peningkatan pendapatan masyarakat menengah kebawah melalui program listrik kerakyatan serta membuka serapan tenaga kerja di industri dan BUMD/BUMDes dalam menjamin rental pasok pengembangan Energi Terbarukan. (Teks: MB,  Infografis:OT,  Editor:DE)

Bagikan berita ini


© 2016 - 2022 Dewan Energi Nasional. All rights reserved.