DEN DEWAN ENERGI NASIONAL
REPUBLIK INDONESIA

Percepatan Penyusunan Ranperda RUED Provinsi

26 Agustus 2022 Berita

Semarang, 25/08/2022. DEN melakukan rapat koordinasi dengan Dinas ESDM Provinsi Jawa Tengah, PT PGN Sales Operation Region III, PT Pertamina Patra Niaga Region Jawa Bagian Tengah, perwakilan PT PLN Unit Induk Distribusi Jawa Tengah dan DI Yogyakarta, serta perwakilan Sekretariat Jenderal DEN membahas implementasi Perda No 12 Tahun 2018 tentang Rencana Umum Energi Daerah Provinsi Jawa Tengah. Rapat koordinasi dihadiri Anggota DEN dari Pemangku Kepentingan yaitu Musri Mawaleda, Eri Purnomohadi, Yusra Khan serta Agus Puji Prasetyono.

Rapat dipimpin oleh Bapak Musri selaku Anggota DEN yang dalam sambutannya menjelaskan Dewan Energi Nasional (DEN)mengawasi pelaksanaan kebijakan di bidang energi yang bersifat lintas sektoral. DEN melakukan pengawasan terhadap RUED-P yang merupakan turunan dari KEN-RUEN, Sekretariat Jenderal DEN juga melakukan pemantauan implementasi Perda RUED-P. Rapat koordinasi untuk melihat implementasi dan capaian dari target Perda RUED Jateng yang telah ditetapkan agar bisa direalisasikan sesuai target dan bermanfaat bagi pembangunan energi Jawa Tengah sesuai proyeksinya.

Anggota DEN, Eri Purnomohadi menyampaikan bahwa setelah Perda RUED ditetapkan, RUED harus menjadi acuan dalam perumusan kebijakan pada tiap Provinsi dengan melihat dan mengoptimalkan potensi dari masing-masing Provinsi. 

Kepala Biro Fasilitasi Kebijakan Energi dan Persidangan, Yunus Saelfulhak menambahkan bahwa Setjen DEN bekerjasama dengan USAID menyusun Sistem Perencanaan dan Pemantauan Energi Nasional dan Daerah (SPEND) yang dikembangkan sebagai sistem pemantauan, evaluasi dan pelaporan untuk RUED serta rencana terkait energi daerah lainnya. SPEND direncanakan publish pada akhir tahun (Oktober-November) 2022 dengan agenda mengundang seluruh Bappeda dan Dinas ESDM seluruh Provinsi dan K/L terkait.

Kepala Bidang Energi Dinas ESDM Jawa Tengah, Eni Lestari, menyampaikan kondisi capaian keenergian di Jawa Tengah berdasarkan target di dalam Perda RUED pada realisasi EBT dalam bauran energi primer tahun 2021 adalah sekitar 13,38%. Potensi EBT yang sedang dikembangkan selain tenaga air, surya, dan bayu yaitu gas rawa di Karanganyar. Sedangkan persentase pemanfaatan EBT dalam bauran energi menjadi IKU Dinas ESDM Provinsi Jateng pada Renstra 2018-2023. Jateng juga sudah melibatkan IESR dengan fokus pengembangan Jateng Solar Province pada 2021. Pada tahun 2022, Dinas ESDM Jateng sudah menganggarkan pengadaan kendaraan listrik mobil listrik dan akan disusul dengan pengalokasian kendaraan dinas bagi Gubernur Jateng. Tantangan yang dihadapi Jateng dalam pengembangan EBT adalah banyaknya PLTU yang beroperasi sehingga porsi bauran fosil akan meningkat.

Executive General Manager PT Pertamina Patra Niaga Region Jawa Bagian Tengah menyampaikan realisasi konsumsi BBM, dimana realisasi JBKP Pertalite di tahun 2021 sekitar 2.736 ribu KL, sedangkan pada 2022 prognosa sekitar 3.199 ribu KL, atau naik 17%, realisasi JBT minyak solar 2021 sekitar 2.000 ribu KL, sedangkan pada 2022 prognosa sekitar 2.230 ribu KL. Untuk realisasi LPG 2021 sekitar 1.126 ribu MT, sedangkan prognosa 2022 1.183 ribu MT. Untuk pemanfaatan EBT sudah ada Direktorat Power yang fokus menuju pengunaan EBT di Pertamina.

General Manager PT PGN Sales Operation Region III, Edi Armawiria menyampaikan  terkait realisasi dan rencana pembangunan jargas di Jawa Tengah, Semarang Barat telah ada 7.138 SR jargas; Semaring Timur 1.972 SR; Tambak Aji 171 SR; Blora 4.556 SR, dengan penggunaan APBN 2022 untuk Semarang Timur 3.664 SR. Sedangkan rencana pembangunan jargas di Jawa Tengah akan dibangun Semarang-Blora dengan panjang pipa 164,7 KM dan jumlah pelanggan SR Semarang 9.110 SR, dan SR Blora 4.556 SR, dengan rencana pembangunan tahun 2022-2023 sekitar 12.774 SR.

Perwakilan PT PLN Unit Induk Distribusi Jawa Tengah dan DI Yogyakarta, Muhammad Akbar menyampaikan bahwa target pembangkit EBT hingga tahun 2030 akan mencapai 297 MW, target tersebut sesuai dengan RUPTL 2021-2030. Sedangkan untuk mendukung kendaraan listrik, PLN sudah menyiapkan SPKLU di 7 kota yang tersebar di seluruh Jawa Tengah.

Dalam penutupannya Musri mengatakan bahwa semua pihak perlu merealisasikan target tersebut yang akan bermanfaat bagi pembangunan energi Jawa Tengah sesuai dengan proyeksi yang telah ditetapkan.Harapan dari hasil rapat ini adalah menjadi bahan koordinasi bagi Provinsi lain dalam hal pencapaian target dalam Perda RUED-P masing-masing Provinsi. (Teks: RUE, Infografis: OT, Editor:DE).

Bagikan berita ini


© 2016 - 2022 Dewan Energi Nasional. All rights reserved.