DEN DEWAN ENERGI NASIONAL
REPUBLIK INDONESIA

Prospek dan Tantangan Gas Bumi Menjadi Bridging Fuel Transisi Energi

23 September 2022 Berita

Sekretaris Jenderal Dewan Energi Nasional (DEN) Djoko Siswanto menjadi Keynote Speaker pada gelaran hari kedua The 46’ IPA Convention & Exhibition bertempat di Plenary Hall JCC. Pada Plenary Session 3 dengan tema “Natural Gas as Indonesia’s Transition Fuel - Prospects & Challanges”   dihadiri juga oleh Darmawan Prasodjo - Direktur Utama PT. PLN (Persero), Benny Lubianta - Deputi Perencanaan SKK Migas, Jamaston Nababan - PT. Pupuk Indonesia, Mark Fitzgerald - Petronas Upstream, dan Diego Portoghese - IPA Board.

Permintaan energi global akan terus tumbuh sebagai akibat dari pertumbuhan penduduk dan ekonomi.  Berdasarkan proyeksi IEA, puncak permintaan minyak dan gas bumi akan terjadi pada dekade saat ini, yaitu sekitar tahun 2030. Sementara itu energi baru dan terbarukan akan meningkat pesat. 

Dengan agenda net zero emission, transisi energi merupakan momentum untuk beralih dari energi berbasis fosil ke energi baru dan terbarukan sebagai sumber energi.  Gas alam adalah bahan bakar transisi yang dapat menjembatani transisi energi yang lebih bersih dengan ketersediaan dan keterjangkauannya.

Pria yang akrab di sapa Djoksis tersebut mengungkapkan untuk memenuhi permintaan, Indonesia perlu memaksimalkan pengembangan potensi cadangan gas buminya.  “Berdasarkan laporan woodmac, cadangan gas bumi Indonesia yang tersisa mencapai 35,6 Tcf. Namun demikian, sejumlah tantangan dalam pengembangan dan pemanfaatan gas di Indonesia perlu dicermati, salah satunya adalah fakta bahwa potensi cadangan gas berada di daerah dengan infrastruktur terbatas, terutama daerah perbatasan di Indonesia Timur dan perairan dalam.  Investasi yang signifikan untuk pengembangan sarana dan prasarana gas akan dibutuhkan untuk menghubungkan cadangan gas ke pusat-pusat permintaan yang sebagian besar berada di Jawa, Sumatera, dan Kalimantan Timur”, ujarnya. 

“Kami yakin beberapa lembaga keuangan akan mempertimbangkan untuk membiayai proyek energi transisi khususnya untuk pengembangan lapangan gas bumi dan infrastruktur gas untuk transisi energi, dan saya berharap di antara kita tidak hanya dari ekuitas APBN tetapi juga dari ekuitas perusahaan swasta, BUMN  perusahaan, investor asing bersama-sama mengembangkan lapangan gas dan infrastruktur di Indonesia”, pungkas Djoksis. (Teks&Grafis: CTA, Editor: DE)

Bagikan berita ini


© 2016 - 2022 Dewan Energi Nasional. All rights reserved.