DEN DEWAN ENERGI NASIONAL
REPUBLIK INDONESIA

Temuan Teknik CO2 Plume Geothermal (CPG) Mengurangi Dampak Perubahan Iklim

20 September 2011 Berita

Baru-baru ini, dua peneliti dari Universitas Minnesota menemukan teknik panas bumi baru yang membuat proses jauh lebih efisien dan bisa membantu mengurangi dampak perubahan iklim. Martin Saar dan Jimmy Randolph menciptakan teknik CO2 plume geothermal technique (CPG) yang menggunakan CO2 bertekanan tinggi sebagai cairan pentransfer panas. Sebagai cairan pentransfer panas, CO2 memiliki lebih banyak kelebihan dibanding air, termasuk:

•    Bergerak dengan lebih mudah dalam pori antar batuan yang memungkinkan untuk akses panas di area yang sebelumnya tak terjangkau.
•    Sekuestrasi CO2 ke dalam tanah membantu mengurangi pencemaran CO2 di  atmosfer.
•    Mengurangi risiko “short-circuiting” atau sumbatan aliran, karena sifat CO2 yang inert atau tidak larutk dengan partikel di sekitarnya.
•    Meningkatkan produksi bahan bakar fosil dengan mendorong gas dan minyak keluar dari reservoir.

Ada banyak teknik panas bumi yang menjanjikan efisiensi atau akses yang lebih baik ke sumber panas bumi di seluruh dunia. CPG tidak hanya menyediakan energi bersih yang stabil tetapi juga bisa menjadi teknik yang benar-benar efektif dalam mengurangi dampak perubahan iklim dalam waktu dekat.

(Sumber: earthtechling – SM)

Bagikan berita ini


© 2016 - 2022 Dewan Energi Nasional. All rights reserved.