DEN DEWAN ENERGI NASIONAL
REPUBLIK INDONESIA

INDONESIA USULKAN PENINGKATAN KERJASAMA REGIONAL PADA AMEM KE-29 DI BRUNEI DARUSSALAM

21 September 2011 Berita

Pada tanggal 20 September 2011 di Bandar Seri Begawan, Brunei Darussalam, telah dilaksanakan rangkaian pertemuan menteri-menteri energi ASEAN dan pertemuan terkait, yaitu ASEAN+3 (China, Jepang, dan Korea Selatan) dan ASEAN – IEA (International Energy Agency) serta pertemuan menteri-menteri energi East Asia Summit (EAS). Delegasi Indonesia dipimpin oleh Menteri ESDM didampingi pejabat Kementerian ESDM serta perwakilan Kemenko Perekonomian, Kementerian Luar Negeri, BP Migas, BPH Migas, BATAN, PT. Pertamina, danPT. PLN. Pertemuan-pertemuan tersebut didahului dengan pertemuan tingkat pejabat senior (Senior Official Meeting).

Dalam pertemuan tersebut, Indonesia menyampaikan usulan peningkatan kerjasama regional khususnya di bidang energy efficiency dan demand side management di sektor transportasi, antara lain melalui kerjasama pengembangan mass transportation. Usulan yang disampaikan tersebut diharapkan dapat memperbaiki intensitas energi di sektor transportasi dan mengurangi emisi CO2 .Usulan Indonesia tersebut diterima oleh delegasi negara lain dan dicantumkan dalam Joint Ministerial Statement ASEAN+3 dan Joint Ministerial Statement EAS EMM.

Selain itu, Indonesia  juga menyampaikan usulan peningkatan transparansi pengelolaan sector industry ekstraktif (Extractive Industry Transparency Initiative/EITI) dalam rangka mendorong perbaikan iklim investasi migas dan batubara. Namun demikian, delegasi negara lain mengusulkan agar inisiatif tersebut lebih dahulu dibahas di tingkatSenior Official Meeting on Energy.

Dalam rangkaian pertemuan menteri-menteri energi ASEAN tersebut, pada tanggal 21 September 2011 juga dilaksanakan Ministers-CEOs Dialogue yang merupakan sarana pembahasan upaya peningkatan kerjasama pemerintah dan swasta di kawasan ASEAN.

osmaili

Bagikan berita ini


© 2016 - 2022 Dewan Energi Nasional. All rights reserved.