DEN DEWAN ENERGI NASIONAL
REPUBLIK INDONESIA

Tren Skema Bisnis Persewaan Panel Surya

22 September 2011 Berita

Terdapat fenomena menarik yang terjadi di negara bagian Colorado di Amerika Serikat, yakni merebaknya tren persewaan panel surya.

Setelah melakukan perhitungan, seorang pemilik rumah memilih menyewa daripada membeli panel surya, karena biaya sewa sudah termasuk pemasangan, pemeliharaan (servis) dan penggantian. Juga, ternyata biaya sewa dalam jangka panjangnya lebih murah daripada membeli.

Semakin banyak pemilik rumah yang memilih untuk menyewa pada perusahaan persewaan SolarCity. Persewaan panel surya telah berkembang dari nol hingga menjadi pasar dominan.

Perusahaan-perusahaan manufaktur panel surya lokal yakni SolarCity, SunRun dan Sungevity, mulai menawarkan persewaan panel surya pada tahun 2010. Saat ini SolarCity memiliki 500 pelanggan sewa, Sungevity memiliki 200 pelanggan sewa dan SunRun memiliki 1000 pelanggan sewa. Data statistik dari Colorado Solar Industries Association menunjukkan, pada tahun 2011, 54% panel surya yang terpasang di rumah-rumah penduduk adalah merupakan panel surya sewaan.

Sebagaimana sistem terpasang, perusahaan penyewa mendapat bayaran bulanan yang dihitung per kilowatt-hour listrik yang dibangkitkan.

Persewaan panel surya merupakan model bisnis yang sukses dan menarik bagi konsumen. Fenomena ini perlu dipertimbangkan oleh pemerintah negara lainnya, termasuk Indonesia dalam mencapai upaya mendongkrak pemakaian energi alternatif tenaga surya. Analog dengan persewaan mobil, suatu corporate yang memperhitungkan untung rugi akan lebih memilih menyewa mobil tahunan daripada membeli mobil untuk mobilitas karyawannya, daripada menghabiskan uang untuk biaya pemeliharaan mobil yang nilainya terus menyusut.

Saat ini PT. PLN mengenakan biaya iuran Rp.30.000 flat bagi rumahtangga yang dipasangi panel surya di daerah terpencil Nusa Tenggara Barat. Sebaiknya PT.PLN mengadopsi skema sewa dan menentukan biaya sewa (iuran) ini, dalam Rupiah per KWh, sehingga lebih transparan dan berkelanjutan,  tidak terkesan proyek charity saja.


 (Sumber: The Denver Post –SM)

 

Bagikan berita ini


© 2016 - 2022 Dewan Energi Nasional. All rights reserved.