DEN DEWAN ENERGI NASIONAL
REPUBLIK INDONESIA

Opsi Terakhir bagi Nuklir untuk Memenuhi Kebutuhan Nasional

30 Maret 2011 Berita

Indonesia yang perekonomiannya terus mengalami pertumbuhan, saat ini masih berkutat pada permasalahan krisis listrik nasional dan telah berlangsung cukup lama. Permasalahan tentang penyediaan energi tentunya berdampak pada terganggunya kehidupan ekonomi dan sosial kemasyarakatan. Untuk mengatasi krisis listrik nasional berbagai daya dan upaya telah dilakukan oleh Pemerintah guna memenuhi kebutuhan akan energi listrik.

Salah satu upaya pemerintah untuk memenuhi kebutuhan listrik nasional dengan mempertimbangkan potensi energi nuklir sebagai sumber energi tenaga listrik, sebagaimana disebutkan di dalam Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2007 tentang Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional 2005-2025 pada Bab. IV.2.3. RPJM ke-3 (2015–2019), yang mengamanatkan “..mulai dimanfaatkannya tenaga nuklir untuk pembangkit listrik dengan mempertimbangkan faktor keselamatan secara ketat,..”, maka Pemerintah perlu segera membentuk lembaga atau BUMN yang secara khusus menangani penerapan program PLTN. Lembaga ini diharapkan diantaranya melakukan kajian kelayakan PLTN yang lebih komprehensif, termasuk penetapan waktu pembangunan PLTN, ujar Luluk Sumiarso, Dirjen EBTKE Kementerian ESDM, pada Seminar Energy Mining Press Club, dengan tema: Belajar dari kecelakaan PLTN Fukushima-Daichi Jepang dan Program PLTN di Indonesia.

Dalam mencapai visi 25/25 pemerintah menetapkan pemanfaatan energi baru terbarukan sebesar 25%, termasuk didalamnya pemanfaatan energi nuklir. Pemanfaatan energi nuklir juga tertuang dalam Peraturan Presiden No.5 tahun 2006 tentangpenggunaan nuklir termasuk dalam bauran energi pada penggunaan sumber energi hingga tahun 2025. Pemerintah masih menilai penggunaan pemanfaatan energi nuklir di Indonesia dipertimbangkan sebagai alternatif terakhir dalam memenuhi kebutuhan energi nasional,” ujar Dirjen EBTKE.

“Akan tetapi keputusan mengenai pemanfaatan energi nuklir ini akan dibahas pada suatu forum yang akan diputuskan oleh Dewan Energi Nasional suatu lembaga yang paling kompeten menentukan mengenai pemanfaatan energi nuklir, DEN yang beranggotankan orang-orang yang mewakili unsur kepentingan dan wakil dari Pemerintah serta diketuai Presiden tentunya tidak perlu diragukan lagi”, tegas Dirjen EBTKE. (AR)

Bagikan berita ini


© 2016 - 2021 Dewan Energi Nasional. All rights reserved.