DEN DEWAN ENERGI NASIONAL
REPUBLIK INDONESIA

Indonesia Pengekspor Batubara Kedua Terbesar di Dunia

11 April 2011 Berita
Indonesia merupakan pengekspor batubara terbesar kedua setelah Australia (IEA). berdasarkan data dari IEA, di tahun 2009 Indonesia mengekspor batubara sebesar 261.4Mt sementara Australia mengekspor batubara sejumlah 288.5Mt. Selain Australia dan Indonesia terdapat sejumlah negara lain yang juga menempati posisi dalam Top Coal Exporters list, yaitu Rusia (130.9Mt), Kolombia (75.7Mt), Afrika Selatan (73.8Mt), Amerika Serikat (60.4Mt), Cina (38.4) dan Kanada (31.9Mt).
 
Batubara merupakan salah satu energi primer yang banyak digunakan oleh negara-negara di dunia sebagai bahan bakar utamanya untuk pembangkit tenaga listrik karena jumlahnya yang banyak dan harganya yang relatif murah bila dibandingkan dengan energi primer lain. Menurut World Energy Council dalam Survey of Energy Resources-2010 pada akhir tahun 2008, cadangan batubara terbukti dunia terbesar terdapat di Amerika Serikat, Rusia, Cina, Australia dan India. Amerika Serikat menempati tempat teratas dengan total cadangan batubara 237,295Mt (22,6% cadangan dunia), Rusia menempati tempat kedua dengan 157,010Mt (14,4% cadangan dunia), menyusul Cina dengan cadangan sebesar 114,500Mt (12,6%) cadangan dunia, kemudian Australia dengan cadangan terbukti 76,500MT (8,9% cadangan dunia), dan posisi ke-5 diisi oleh India dengan 60,600Mt (7% cadangan dunia), sementara Indonesia hanya menempati urutan ke-14 dengan jumlah total cadangan terbukti 5,529Mt (0,6% dari total cadangan batubara dunia).
 
Apabila kita membandingkan perbedaan antara cadangan batubara Australia (76,500MT) dengan cadangan Indonesia (5,529MT) yang menunjukkan bahwa cadangan batubara Indonesia hanya sekitar 15% cadangan batubara Australia, maka dengan jumlah ekspor batubara Indonesia yang hanya berbeda 27Mt jumlah ekspor batubara Australia apakah hal ini merupakan suatu hal yang masuk dalam logika?
 
Menurut data Statistical Review of World Energy di tahun 2009, Cina merupakan negara yang memproduksi batubara terbesar dengan 3050,0Mt (45,6%) produksi dunia, sedangkan Indonesia menempati posisi ke-7 dengan jumlah produksi 252,5 (3,6% produksi dunia). Berdasarkan data-data tersebut di atas dan sesuai dengan perhitungan Statistical Review of World Energy, dengan jumlah cadangan dan produksi yang dilakukan setiap tahun, Rusia dapat memproduksi batubaranya hingga lebih dari 500 tahun, sementara Indonesia yang hanya memiliki 5,529Mt cadangan batubara, apabila memproduksi dengan jumlah yang sama setiap tahunnya, maka Indonesia hanya bisa memproduksi batubara hingga 17 tahun ke depan. Dengan meningkatnya permintaan kebutuhan batubara dalam negeri, maka Indonesia perlu untuk lebih mengutamakan untuk memasok kepentingan dalam negeri dan tidak diekspor secara besar-besaran seperti yang terjadi pada saat ini.
 
Berikut merupakan tabel daftar Top Coal Exporters (2009) dan tabel daftar Top Coal Importers (2009e) berdasarkan data dari IEA, 2010 selengkapnya.
 
Exports of Coal by Country and Year (Million Short Ton)
NO
COUNTRY
2009
SHARE (%)
1
Australia
288.5
26.5
2
Indonesia
261.4
24
3
Russia
130.9
12
4
Colombia
75.7
6.9
5
South Africa
73.8
6.8
6
USA
60.4
5.5
7
China
38.4
3.5
8
Canada
31.9
2.9
 
Source:
·       World Steam Coal Flows
·       World Coal Flows by Importing and Exporting Regions
·       IEA (International Energy Annual)
Bagikan berita ini


© 2016 - 2020 Dewan Energi Nasional. All rights reserved.