DEN DEWAN ENERGI NASIONAL
REPUBLIK INDONESIA

Dialog Energi: Percepatan Mengurangi Ketergantungan Energi Fosil pada Sektor Transportasi

21 November 2018 Berita
Peraturan Presiden No. 22 Tahun 2017 tentang Rencana Umum Energi Nasional mengamanatkan untuk mengendalikan impor BBM dan emisi CO2 sektor transportasi dengan program percepatan pemanfaatan tenaga listrik untuk penggerak kendaraan bermotor. Pelaksanaan program tersebut antara lain dengan mengembangkan purwarupa kendaraan bertenaga listrik atau hybrid hingga mempersiapkannya hingga tahap komersial dan membangun industri moda transportasi listrik dan hybrid dari hulu ke hilir.
 
Selain itu, pengembangan kendaraan industri moda tranportasi listrik dan hybrid pada tahun 2025 sebesar 2.200 unit untuk roda empat dan 2,1 juta unit untuk kendaraan roda dua.  Penyusunan kebijakan insentif fiskal untuk produksi mobil/motor listrik bagi pabrikan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan dan membangun secara bertahap sistem dan Stasiun pengisian Listrik Umum (SPLU) untuk kendaraan bermotor listrik menjadi sebanyak seribu unit pada tahun 2025.
 
Di Indonesia, penerapan kebijakan green transportation mengalami kendala dengan penerpan sistem transportasi massal yang masih terbatas kota-kota besar dan alternatif pemanfaatan kendaraan bermotor masih sebatas purwarupa. Untuk itu Dewan Energi Nasional menyelenggarakan Dialog Energi dengan tema Percepatan Mengurangi Ketergantungan Energi Fosil pada Sektor Transportasi di Hotel Borobudur, Jakarta, (21/11).
 
Dalam sambutan pembukanya Sekjen DEN Saleh Abdurrahman mengatakan bahwa program di atas tentunya dilakukan untuk meningkatkan efisisensi konsumsi energi di sektor transportasi serta untuk meningkatkan pemanfaatan Energi Baru Terbarukan sebagai substitusi BBM”. Ia menambahkan harapan dari Dialog Energi ini dapat merumuskan rekomendasi terobosan kebijakan yang komperehensif dan strategis untuk mendorong percepatan mengurangi ketergantungan energi fosil pada sektor transportasi. 
 
Hadir pada kesempatan tersebut Anggota DEN, Wakil Tetap Anggota DEN dari Kementerian Ristek Dikti, perwakilan Kementerian PPN/Bappenas, Kementerian Perindustrian, Kementerian Perhubungan, Kementerian Keuangan, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan,  Perguruan Tinggi serta pelaku usaha. (Teks: TR/Foto: OT).
Bagikan berita ini


© 2016 - 2018 Dewan Energi Nasional. All rights reserved.