DEN DEWAN ENERGI NASIONAL
REPUBLIK INDONESIA

2 Sumur Diresmikan, Warga Desa Tugu dan Desa Sringin Karanganyar Nikmati Air Bersih

01 Februari 2019 Berita
Tenaga Ahli Menteri Bidang Kerjasama, Kementerian ESDM, Ir. Sugita, didampingi Bupati Karanganyar Drs. H. Juliyatmono, MM, pada hari Jum’at, tanggal 1 Februari 2019 melakukan penyerahan dua paket sumur bor air bersih yang merupakan Program Badan Geologi, Kementerian ESDM di wilayah Provinsi Jawa Tengah. Penyerahan kedua sumur bor tersebut yang berada di Desa Sringin dan Desa Tugu dipusatkan pada lokasi sumur bor Desa Tugu, Kecamatan Jumantono, Kabupaten Karang Anyar, dihadiri oleh pejabat Kementerian ESDM, pejabat Provinsi Jawa Tengah, pejabat Kabupaten Karanganyar, serta masyarakat Desa Tugu.
 
Dalam sambutannya Sugita mengatakan bahwa "Air merupakan kebutuhan pokok yang harus dipenuhi, baik untuk konsumsi dan kebutuhan hidup lainnya. Namun demikian tidak dapat dipungkiri, masih banyak daerah-daerah di Indonesia yang masih mengalami kesulitan air bersih, baik karena kondisi alam, maupun karena terbatasnya kemampuan pendanaan masyarakat untuk memperoleh air". 
 
Penyerahan ini menandakan bahwa sumur bor yang telah dibangun pada tahun 2018, dapat secara penuh digunakan oleh masyarakat untuk memenuhi kebutuhan air bersih. Penyerahan ini juga dimaksudkan sebagai bahan sosialisasi kepada masyarakat bahwa pemerintah pusat, dalam hal ini Kementerian ESDM, bekerjasama dengan pemerintah daerah memiliki program yang pro terhadap kesejahteraan masyarakat, yaitu pengentasan daerah sulit air bersih melalui pengeboran air tanah dalam. Dimana beberapa daerah di wilayah Provinsi Jawa Tengah masih mengalami permasalahan penyediaan air bersih karena kondisi alamnya. Unit sumur bor yang dibangun di Provinsi Jawa Tengah pada tahun 2018 mempunyai debit air rata-rata 2 liter/detik, dan setiap sumur bor mampu melayani kebutuhan air bersih sampai dengan 2.592 jiwa.
 
Badan Geologi, Kementerian ESDM telah berhasil membangun sebanyak 2.288 unit sumur bor tersebar di seluruh Indonesia, dengan kapasitas debit air bersih mencapai sekitar 144,4 juta m3/tahun untuk melayani kurang lebih 6,6 juta jiwa. Sumur bor tersebut tersebar di 33 provinsi dan 312 kabupaten/kota.
 
Seiring dengan keberhasilan program ini dalam mengentaskan permasalahan air berih di daerah sulit air, Kementerian ESDM berupaya terus menambah anggaran program ini agar dapat menjangkau masyarakat di daerah sulit air yang lebih banyak. Dimana jumlah daerah sulit air bersih di Indonesia, baik karena langkanya sumber air bersih atau karena kualitasnya yang kurang baik, masih cukup banyak, yang ditandai dengan masih banyaknya permintaan bantuan sumur bor air tanah dalam dari berbagai wilayah di Indonesia. (Teks/Foto: TRP)
Bagikan berita ini


© 2016 - 2019 Dewan Energi Nasional. All rights reserved.