DEN DEWAN ENERGI NASIONAL
REPUBLIK INDONESIA

Mau Tahu Pembahasan Konsultasi Raperda RUED Provinsi Bengkulu?

06 Maret 2019 Berita

Dewan Energi Nasional (DEN) menerima kunjungan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Bengkulu yang terdiri dari Wakil Ketua DPRD Suharto, Ketua Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Perda) DPRD Sujono, Anggota DPRD Slamet Riyadi bertempat di kantor DEN (6/3). Rapat bertujuan untuk konsultasi Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Rencana Umum Energi Daerah (RUED) Provinsi Bengkulu.

Dalam sambutannya Anggota DEN Achdiat Atmawinata menyampaikan RUED Provinsi berpedoman pada Rencana Umum Energi Nasional (RUEN). “Ada 2 Perda yang sudah selesai yaitu Jawa Tengah pada tahun 2018 dan Jawa Barat tahun 2019,” ucap Achdiat.

Senada dengan hal itu, Ketua Badan Pembentukan Perda DPRD Provinsi Bengkulu Sujono menyatakan Raperda RUED diharapkan bisa diselesaikan sebelum habis masa jabatan DPRD periode 2014-2019. “Maksimal Agustus Raperda sudah ketok palu,” ujarnya.

Konsultasi Raperda RUED Provinsi Bengkulu membahas mengenai penyusunan RUED yang akan menjadi dokumen resmi berbentuk Perda. RUED menjadi acuan dalam mengelola energi yang juga akan memacu investasi di Provinsi Bengkulu.

Dengan jangka waktu sampai dengan tahun 2050, penyusunan RUED dibuat dengan mimpi untuk pengembangan energi Provinsi Bengkulu ke depan, dan dapat bekerja sama dengan akademisi seperti Perguruan Tinggi di Provinsi Bengkulu.

Sekretaris Jenderal (Sekjen) DEN Saleh Abdurrahman menyarankan bahwa penyusunan RUED Provinsi dibuat dengan skema optimis. Selain itu, ia menekankan penyusunan RUED agar dapat dijalankan. “RUED harus dibuat terukur untuk kepastian. Siapapun pemimpinnya akan bisa dijalankan,” pungkasnya.

Kepala Biro Fasilitasi Kebijakan Energi dan Persidangan Mustika Pertiwi mengungkapkan bahwa dalam naskah akademis Raperda RUED Provinsi Bengkulu disebutkan target bauran Energi Baru Terbarukan (EBT) Provinsi Bengkulu sebesar 37% pada tahun 2025. “Target EBT 37% di Bengkulu, saya harap kalau bisa naik, jangan turun dan harus dapat diimplementasikan”.

Achdiat berharap RUED Provinsi Bengkulu dapat memacu investasi di Bengkulu. “Saya memberikan semangat. Semoga ini bisa bermanfaat. Supply dan demand side bisa bertemu,” tutup Achdiat.

Rapat konsultasi dihadiri oleh Anggota DEN, DPRD Provinsi Bengkulu dan Sekjen DEN, Kepala Biro Fasilitasi Kebijakan Energi dan Persidangan dan Kepala Biro Fasilitasi Penanggulangan Krisis dan Pengawasan Energi Sekretariat Jenderal DEN. (Teks: TR/Foto: CTA).

Bagikan berita ini


© 2016 - 2019 Dewan Energi Nasional. All rights reserved.