DEN DEWAN ENERGI NASIONAL
REPUBLIK INDONESIA

Peningkatan Nilai Tambah Batubara: Bagaimana Membuat Kebijakan yang Mengakomodir Stakeholder

14 Agustus 2019 Berita

Kepala Biro Fasilitasi Kebijakan Energi dan Persidangan Sugeng Mujiyanto menyampaikan bagaimana dalam membuat kebijakan dapat mengakomodir seluruh stakeholder.

Hal tersebut diungkap Sugeng dalam rapat teknis formulasi kebijakan peningkatan pemanfaatan batubara untuk sektor industri di Gedung Widjajono Partowidagdo, Jakarta (14/8).

“Kita ingin melihat dalam membuat formulasi kebijakan, happy untuk seluruh stakeholder. Baik itu pemerintah, company maupun masyarakat.”

Senada dengan itu, Direktur Eksekutif Asosiasi Pertambangan Batubara Indonesia (APBI) Hendra Sinadia menyampaikan bahwa batubara pasti akan habis,  bagaimana kita dapat mengelolanya dengan baik.

“Keragaman energi ini, kita bisa kembangkan bersama-sama, secara harmonis. Fosil bisa dikembangkan secara maksimal dan renewable-nya juga,” jelasnya.

Hendra memaparkan pasar ekspor batubara masih prospektif. Namun, tantangan ke depan, untuk pengembangan hilirisasi batubara bisa meluas ke seluruh industri.

“Mungkin kita perlu belajar hilirisasi di mineral. Kalau bisa sedapat mungkin hilirisasi batubara tidak menggunakan konsep one size for all atau sama rata kepada tiap perusahaan”, pungkasnya.

Sugeng menutup rapat dengan mendorong peningkatan nilai tambah atau hilirisasi batubara agar dapat menjadi total project, secara keseluruhan terintegrasi setiap stakeholder yang terlibat.

Rapat dihadiri oleh perwakilan Badan Penelitian dan Pengembangan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), perwakilan Sekretariat Jenderal Dewan Energi Nasional (DEN) dan APBI. (Teks: TR/Foto: OT).

Bagikan berita ini


© 2016 - 2019 Dewan Energi Nasional. All rights reserved.