DEN DEWAN ENERGI NASIONAL
REPUBLIK INDONESIA

Transformasi Kendaraan BBM ke Kendaraan Berbasis Listrik

17 Januari 2020 Berita

Guna mendorong dan mempercepat realisasi kendaraan berbasis listrik di Indonesia, dilaksanakan pembahasan transformasi kendaraan BBM ke Kendaraan berbasis listrik atas usulan dari Dewan Energi Nasional bertempat di ruang rapat Sekretaris Kabinet, Sekretariat Kabinet (17/01).

Rapat dipimpin oleh Deputi Bidang Kemaritiman, Sekretariat Kabinet, dan dihadiri oleh Sekretaris Jenderal DEN dan para Kepala Biro Setjen DEN, perwakilan Ditjen Ketenagalistrikan Kementerian ESDM, Kementerian Perindustrian, Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman, Kementerian Koordinator Bidang Ekonomi, dan Sekretariat Kabinet.

Pembahasan pada pertemuan ini antara lain yaitu pengendalian kendaraan konvensional berbahan bakar minyak sudah diamanatkan dalam Perpres No. 55 Tahun 2019 tentang Percepatan Program Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (Battery Electric Vehicle) untuk Transportasi Jalan. Percepatan kendaraan berbasis listrik dapat dilakukan dengan pemberian insentif fiskal, dan disinsentif kepada kendaraan berbasis BBM.

Hingga saat ini komponen terbesar (harga) kendaraan berbasis listrik adalah baterai, sehingga perlu diproduksi di dalam negeri untuk meningkatkan TKDN dan menekan harga produksi baterai dalam negeri.

Pada kesempatan ini, disampaikan juga bahwa pengembangan kendaraan bertenaga listrik/hybrid diamanatkan dalam Rencana Umum Energi Nasional (RUEN) dengan target sebesar 2.200 unit untuk roda empat dan 2,1 juta unit untuk kendaraan roda dua pada tahun 2025.

Dalam rangka mendukung percepatan program kendaraan bermotor listrik, Setjen DEN akan terus melakukan sosialisasi penggunaan kendaraan listrik yang telah dimulai pada tanggal 29 September 2019 berupa konvoi motor listrik yang dipimpin oleh Sekjen DEN.

Bagikan berita ini


© 2016 - 2020 Dewan Energi Nasional. All rights reserved.