DEN DEWAN ENERGI NASIONAL
REPUBLIK INDONESIA

Sekjen DEN Buka Seminar ERIA

25 Februari 2020 Berita

Sekretaris Jenderal DEN Djoko Siswanto membuka acara Energy Resilience and Security in Southeast Asia yang diadakan oleh ERIA, di Jakarta (25/2/2020).

Acara yang dihadiri oleh Kementerian ESDM, ASEAN Centre of Energy (ACE), Kedutaan Besar USA, Australia, Norwegia, Jepang, dan badan usaha bidang energi seperti Pertamina, Indonesia Power dan Adaro ini bertujuan untuk meningkatkan keamanan energi, termasuk stabilitas pasokan bahan bakar dan keterjangkauan.

Djoko menyampaikan bahwa ketahanan energi adalah aspek yang sangat penting yang perlu dipersiapkan untuk menghadapi tantangan masa depan. Ketahanan Energi dilihat dari 4 aspek yaitu Acceptability, Avalilability, Accessibility dan Affordability.

Salah satu hasil dari pertemuan ini adalah Pemimpin Negara Negara South East Asia tingkat Menteri akan mengadakan Summit untuk membuat statement bersama bahwa energi fosil masih dibutuhkan, dikarenakan statement ini hilang pada pertemuan tingkat menteri tahun lalu. Sementara itu, disampaikan juga bahwa sanksi atau pinalty bagi negara yang tidak mematuhi Paris Agreement masih dalam perdebatan, negara yang telah meratifikasi Paris Agreement termasuk Indonesia hanya diwajibkan memberikan laporan terhadap target pengurangan emisi karbon yang telah ditetapkan.

Beberapa lembaga finansial international memberikan action tidak lagi atau mengurangi bantuan finansial apabila tidak mematuhi Paris Agreement.

Diharapkan dari pertemuan ini dapat menghasilkan sebuah outcome yang baik untuk pengembangan energi di Asia Tenggara. Teks: TR/Editor: KDW.

 

 

Bagikan berita ini


© 2016 - 2020 Dewan Energi Nasional. All rights reserved.