DEN DEWAN ENERGI NASIONAL
REPUBLIK INDONESIA

Webinar Kualifikasi SDM Bagi Operasi Kilang Mega Proyek Indonesia

09 Juni 2020 Berita

Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Energi dan Sumber Daya Mineral (BPSDM) menyelenggarakan Webinar bertajuk “Kualifikasi SDM Bagi Operasi Kilang Mega Proyek Indonesia” (9/6/2020), yang bertujuan untuk memberikan informasi mengenai kebijakan percepatan pembangunan kilang untuk peningkatan ketahanan energi nasional, overview Mega Proyek Refinery Development Master Plan (RDMP) dan New Grass Root Refinery (NGRR), serta persiapan sumber daya manusia berkualitas bagi operasi kilang RDMP dan NGRR.

Kepala Badan BPSDM ESDM Wiratmaja Puja membuka Webinar dengan mengapresiasi banyaknya peserta yang antusias dalam mengikuti webinar ini, menunjukkan bahwa support dan keingintahuan masyarakat yang besar terhadap mega proyek kilang Pertamina yang diharapkan akan membawa kesejahteraan bagi bangsa dan negara, selain itu harapannya webinar ini dapat memberikan pencerahan bagi generasi muda yang ingin terjun di bidang minyak dan gas bumi.

Pada kesempatan ini, webinar dimoderatori oleh Kepala Pusat PPSDM Migas KESDM, dengan narasumber yang hadir yaitu Sekretaris Jenderal Dewan Energi Nasional Djoko Siswanto, SVP Project Execution Dit Megaproyek Pengolahan dan Petrokimia PT. Pertamina (Persero) Amir H Siagian dan Vice President Corporate University PT. Pertamina (Persero) Karantina Marhaeni.

Djoko menjelaskan dalam paparannya bahwa paradigma energi dalam Kebijakan Energi Nasional sebagai modal pembangunan nasional, mengoptimalkan pemanfatan energi, untuk pembangunan ekonomi nasional, penciptaan nilai tambah di dalam negeri, dan penyerapan tenaga kerja. Ditambahkan lebih lanjut, ketahanan energi adalah suatu kondisi terjaminnya ketersediaan energi, akses masyarakat terhadap energi pada harga yang terjangkau dalam jangka panjang dengan tetap memperhatikan perlindungan terhadap lingkungan hidup.

SVP Project Execution Dit Megaproyek Pengolahan dan Petrokimia Pertamina Amir H Siagian mengatakan tantangan strategis kilang pertamina adalah impor bahan bakar dan petrokimia, pasokan feedstock, daya saing kilang, dan spesifikasi bahan bakar.

Sementara itu, VP Human Capital Downstream Pertamina Karantina Marhaeni menjelaskan kebutuhan manpower megaproyek Pertamina (fase konstruksi) antara lain dengan bekerja melalui mitra kerja Pertamina, project based hiring, mengutamakan SDM setempat, dan Pertamina memberikan pelatihan untuk SDM setempat.

Dalam sesi tanya jawab, Djoko menyampaikan dengan percepatan pembangunan kilang, maka persentase produksi kilang BBM dan LPG untuk domestik akan meningkat, sehingga meningkatkan nilai indikator penyediaan BBM dan LPG, tentu mempengaruhi peningkatan ketahanan energi nasional.

Webinar ini dihadiri kurang lebih 990 peserta yang terdiri dari pelajar Sekolah Menengah Kejuruan, Sekolah Vokasi, Perguruan Tinggi, Instansi Pemerintah, Badan Usaha Industri Migas, dan Masyarakat Umum.

Bagikan berita ini


© 2016 - 2020 Dewan Energi Nasional. All rights reserved.