DEN DEWAN ENERGI NASIONAL
REPUBLIK INDONESIA

Workshop Sistem Perencanaan dan Pemantauan Energi Nasional dan Daerah

30 Juni 2020 Berita

Kepala Biro Fasilitasi Kebijakan energi dan Persidangan, Sugeng Mujianto memimpin workshop Sistem Perencanaan dan Pemantauan Energi Nasional dan Daerah (SPEND) secara daring, pada tanggal 30 Juni 2020.

Aplikai SPEND dibangun oleh Setjen DEN bekerjasama dengan ICED USAID dan dibantu oleh IIEE serta WeSolve sejak Desember 2019. Untuk mendapatkan masukkan terhadap aplikasi SPEND, Setjen DEN mengundang unit-unit di lingkungan KESDM.

Pada kesempatan tersebut Setditjen EBTKE, Pusdatin KESDM, Biro Perencanaan KESDM, Ditjen Ketenagalistikan, PPSDM KEBTKE, Puslitbang Teknologi KEBTKE berpartisipasi memberikan masukkan serta tanggapan terhadap aplikasi SPEND.

Dashboard Perencanaan Evaluasi dan Pemantauan (PEP) – Pemantauan Energi Daerah (PED) terdiri dari 3 dashboard, yaitu: Dashboard Profil Energi, Dashboard Perencanaan Energi Daerah, dan Dashboard Pemantauan, Evaluasi dan Pelaporan.

Saat ini belum semua data terisi dalam ketiga dashboard tersebut dan untuk profil energi daerah baru dimasukan data dari propinsi Jawa Timur yang dianggap sudah lengkap.

Sistem SPEND merupakan milik bersama KESDM sehingga diharapkan seluruh unit KESDM dapat berkontribusi dalam pengembangan dan pengisian data dalam aplikasi SPEND, sehingga nantinya aplikasi ini dapat bermanfaat bagi Pemerintah Pusat dan Daerah.

Secara umum SPEND diapresiasi oleh Pusdatin karena dapat melengkapi data energi daerah yang belum tersedia. Namun demikian diharapkan sebelum aplikasi dijalankan secara online, perlu dilakukan pengecekan sesuai dengan standar yang berlaku di KESDM.

Selain itu, keberlanjutan sistem ini perlu dipertahankan, oleh karena akan dibangun pula Energy Planner Network yang merupakan komunitas yang berkecimpung di sektor energi untuk mengembangkan sistem SPEND.

Sesditjen EBTKE dalam kesempatan tersebut mendukung dibangunnya aplikasi SPEND dan berharap agar sinergi dengan Sistem Informasi Manajemen EBTKE yang akan dibangun oleh Ditjen EBTKE.

Sementara Biro Perencanaan berpendapat bahwa sistem SPEND akan membantu tugas dan fungsi Setjen DEN dalam mendukung sinkronisasi agregasi RUED 34 dengan RUEN. Untuk meningkatkan pencapaian target RUED-P, perlu melakukan sosialisasi terkait action plan perencanaan dan implementasi RUED kepada Pemerintah Daerah.

Untuk mendukung action plan tersebut Setjen DEN telah melakukan sosialisasi kepada Pemerintah Daerah terkait tata cara pengajuan pembangunan jargas dan solar rooftop di daerah.

Sedangkan PPSDM KEBTKE sangat mendukung pembuatan sistem SPEND dan tertarik untuk dimanfaatkan dalam penyelenggaraan pelatihan.

Bagikan berita ini


© 2016 - 2020 Dewan Energi Nasional. All rights reserved.