DEN DEWAN ENERGI NASIONAL
REPUBLIK INDONESIA

Dukungan Perencanaan Penganggaran Kegiatan Energi Daerah

20 Juli 2020 Berita

Sekretaris Jenderal (Sekjen) Dewan Energi Nasional (DEN) Djoko Siswanto membuka pembahasan mengenai dukungan perencanaan penganggaran kegiatan energi daerah melalui konferensi video (20/7/2020).

Dalam kesempatan ini, Djoko menyatakan sesuai UU 30 tahun 2007 tentang Energi, PP 79 tahun 2014 tentang Kebijakan Energi Nasional, dan Perpres No 22 tahun 2017 tentang Rencana Umum Energi Nasional (RUEN) bahwa Pemerintah Derah diamanatkan untuk membentuk Peraturan Daerah (Perda) mengenai Rencana Umum Energi Daerah (RUED).

RUED sangat penting sebagai dasar untuk melakukan pengembangan energi di daerah masing-masing, menyediakan road map dan dasar hukum sebagai landasan investor dalam berinvestasi, serta berfungsi untuk memenuhi target bauran energi sesuai RUEN dapat tercapai, tambah Djoko.

Senada dengan hal tersebut, Kepala Biro Fasilitasi Kebijakan Energi dan Persidangan Sugeng Mujiyanto menjelaskan tujuan pertemuan ini adalah mendorong kegiatan energi baru dan terbarukan dapat dilakukan oleh daerah berdasarkan regulasi yang ada, jalan keluar untuk mendorong pencapaian target RUEN-RUED, dan pengenalan aplikasi istem Perencanaan dan Pemantauan Energi Pusat dan Daerah (SPEND).

Sementara, Direktur Jenderal Bina Pembangunan Daerah Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Hari Nur Cahya Murni mengingatkan bahwa Perda RUED Provinsi bukan Perda-nya Dinas ESDM, namun Perda bersama yang sifatnya perencanaan dan pelaksanaannya membutuhkan koordinasi lintas sektor dalam pengelolaan energi di daerahnya.

Lebih lanjut, program dan kegiatan dalam RUED Provinsi harus diinternalisasikan ke dalam dokumen RPJMD (untuk programnya) dan Renstra Perangkat Daerah terkait untuk program dan kegiatannya), serta Pemerintah Daerah harus menyusun strategi untuk pencapaian target RUED Provinsi, khususnya dengan porsi energi baru terbarukan dalam bauran energi yang dalam pencapaiannya memerlukan keterlibatan stakeholder.

Sedangkan, Direktur Sumber Daya Energi, Mineral dan Pertambangan, Kementerian PPN/ Bappenas Yahya Rachmana Hidayat menyampaikan perlu dihidupkan kembali Dana Alokasi Khusus untuk mencapai target bauran energi baru terbarukan yang sudah ditetapkan.

Djoko menutup pembahasan dengan menyampaikan perlunya dilakukan sinkronisasi peraturan yang ada yaitu antara RUEN, RUED dengan RUPTL, dan berharap implementasi RUED yang sudah ditetapkan dapat berjalan dengan baik, serta mendorong Provinsi yang sedang menyusun RUED bisa segera ditetapkan.

Hadir dalam pembahasan Kemendagri, Kementerian PPN/ Bappenas, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Sekretariat Jenderal DEN, dan Dinas ESDM seluruh Indonesia.

Bagikan berita ini


© 2016 - 2020 Dewan Energi Nasional. All rights reserved.