DEN DEWAN ENERGI NASIONAL
REPUBLIK INDONESIA

DEN Luncurkan Aplikasi Pengawasan Si-SANTER

03 September 2020 Berita

Sekretariat Jenderal (Setjen) Dewan Energi Nasional (DEN) melakukan launching Sistem Informasi Pengawasan Pelaksanaan Matriks RUEN (Si-SANTER) dan Bauran Energi Primer (BEP) Semester I – Tahun 2020 secara daring (3/9)

Hadir Anggota DEN dari Unsur Pemerintah, Kepala Biro Perencanaan dari 13 K/L yang melaksanakan program dan kegiatan keenergian sebagaimana matrik Rencana Umum Energi Nasional (RUEN). Ketiga belas Kementerian/Lembaga pelaksana kegiatan RUEN tersebut adalah Kementerian ESDM, Kementerian Keuangan, Kementerian Perindustrian, Kementerian Perhubungan, Kementerian Ristek/BRIN, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, BAPPENAS, Kementerian Pertanian, Kementerian Agraria dan Tata Ruang, Kementerian BUMN, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat dan Kementerian Dalam Negeri, serta para Kepala Biro di lingkungan Sekretariat Jenderal DEN.

Sekretaris Jenderal DEN, Djoko Siswanto, menyampaikan dalam sambutannya bahwa aplikasi Si-SANTER dibangun untuk memudahkan pengawasan pelaksanaan RUEN dan komunikasi antar K/L dalam mewujudkan Kebijakan Energi Nasional (KEN) dan RUEN. Aplikasi ini dapat membantu K/L mewujudkan porsi EBT pada Bauran Energi Primer nasional sebesar 23% pada tahun 2025. Hasil pengawasan akan dilaporkan pada Sidang Anggota yang dipimpin oleh Ketua Harian DEN yaitu Menteri ESDM dan Sidang Paripurna DEN yang dipimpin oleh Presiden RI.

Kepala Biro Fasilitasi Penanggulangan Krisis dan Pengawasan Energi, Ediar Usman, memimpin pembahasan dan menyampaikan bahwa tujuan rapat ini adalah untuk menyampaikan perkembangan capaian Bauran Energi Primer Semester 1 Tahun 2020 dan melaksanakan launching Si-SANTER. Setjen DEN telah menghitung dan berkoordinasi dengan unit terkait mengenai capaian bauran energi. Hasilnya menunjukkan bahwa porsi EBT Semester I Tahun 2020 mencapai 10,90%, lebih besar dibandingkan capaian tahun 2019 sebesar 9,15%. Artinya porsi EBT meningkat dibandingkan energi fosil pada tahun 2019.

Ediar juga menyampaikan bahwa aplikasi Si-SANTER dibangun secara mandiri hasil inovasi para pegawai di lingkungan Setjen DEN bertujuan untuk mempercepat komunikasi dan kerja sama dengan K/L dalam hal pengawasan pelaksanaan RUEN. Diharapkan agar K/L dapat meng-update pelaksanaan RUEN pada aplikasi Si-SANTER untuk kemudian dilakukan penilaian oleh Setjen DEN atas pelaksanaan RUEN tersebut. Setjen DEN selanjutnya akan melaksanakan One-on-One meeting dengan K/L pelaksana kegiatan RUEN untuk memberikan penjelasan lebih detail mengenai pengisian Si-SANTER dan verifikasi kegiatan RUEN.

Secara khusus Staf Ahli Menteri Bidang Iklim Usaha dan Investasi, Kementerian Perindustrian, Imam Haryono dan Staf Ahli Menteri Bidang Relevansi dan Produktifitas, Kementerian Ristek/BRIN, Ismunandar mengapresiasi Aplikasi Si-SANTER karena dapat menjadi media koordinasi dan sinkronisasi kegiatan yang cepat dan terpadu lintas K/L.

Asisten Deputi Bidang Energi dan Migas, Kementerian BUMN, Abdi Mustakin berharap aplikasi Si-SANTER dapat mensinkronkan kegiatan keenergian khususnya capaian EBT dari berbagai Badan Usaha dan mendorong kegiatan tersebut dapat selesai tepat waktunya.

Perkembangan capaian BEP dan launching Si-SANTER ini juga mendapatkan apresiasi yang sangat baik dari para peserta. Peserta mengharapkan agar koordinasi dapat terus dilakukan dalam hal penggunaan aplikasi Si-SANTER untuk pengawasan pelaksanaan dan juga koordinasi antar K/L terkait kegiatan RUEN.

Lebih lanjut, Tim Bagian Fasilitasi Pengawasan Pelaksanaan Kebijakan Energi yang mengoperasikan aplikasi Si-SANTER memberikan penjelasan mengenai penggunaannya. Diharapkan agar setiap K/L dapat menunjuk perwakilan sebagai kontributor dalam pengisian pelaksanaan kegiatan RUEN.

Djoko menutup rapat ini dengan harapan agar aplikasi Si-SANTER dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya baik oleh Setjen DEN maupun K/L pelaksana kegiatan RUEN. Juga masukan dari peserta agar aplikasi Si-SANTER lebih mudah dioperasikan dengan fitur-fitur yang penting dan menarik akan dapat menjadi masukan untuk perbaikan kedepan.

Bagikan berita ini


© 2016 - 2020 Dewan Energi Nasional. All rights reserved.