DEN DEWAN ENERGI NASIONAL
REPUBLIK INDONESIA

Produsen biodiesel Australia mengumumkan penjualan minyak jatropha ke Asia Tenggara

06 Mei 2011 Berita
Perusahaan Mission NewEnergy Limited (Nasdaq: MNEL) (ASX: MBT), mengumumkan telah menjual 280 barel (38 ton) minyak jatropha yang belum-dimurnikan (unrefined) ke pelanggan baru di Asia Tenggara, pada harga lebih dari US $ 145 per barel CIF Asia Tenggara.
 
"Kami terus melihat penguatan permintaan di pasar global untuk minyak jatropha unrefined. Kami memperkirakan akan terus dapat menjual semua minyak jatropha yang dapat kita produksi pada harga premium terhadap minyak mentah, " demikian kata Nathan Mahalingam, Group CEO dari Perusahaan Mission NewEnergy Limited.
 
Mr Mahalingam melanjutkan: "Kami percaya bahwa premi yang substansial untuk minyak jatropha mentah, relatif terhadap minyak mentah, merupakan akibat dari kekurangan global akan biofuel yang berkelanjutan."
 
Dalam 30 tahun mendatang, diperkirakan Mission NewEnergy Limited akan menghasilkan 22 juta barel, atau senilai $ 3,0 miliar pasokan minyak non-pangan yang berkelanjutan dengan harga jual saat ini.
 
Perusahaan yang beroperasi di Asia, India, Australia, Eropa dan Amerika Utara ini adalah produsen biodiesel terintegrasi dan merupakan salah satu perkebunan terbesar di dunia yang memproduksi 105 juta galon biodiesel, dengan lebih dari 194.000 hektar perkebunan yang mewakili pasokan minyak non-edible lebih dari 22 juta barel. Jathropa Curcas, bahan baku biodiesel inedible, saat ini sedang dibudidayakan oleh Mission NewEnergy Limited pada lahan-lahan marjinal dan gersang. Dengan realisasi pemanfaatan by-product Jatropha, Mission NewEnergy Limited mengarah ke sumber bahan bakar non-edible yang berkelanjutan, serta berbiaya nol.
 
(Sumber: Siaran pers Mission NewEnergy Limited)- SM
 
 
Bagikan berita ini


© 2016 - 2019 Dewan Energi Nasional. All rights reserved.