DEN DEWAN ENERGI NASIONAL
REPUBLIK INDONESIA

Program Pengendalian Impor BBM secara Bertahap

22 September 2020 Berita

Sekretariat Jenderal (Setjen) Dewan Energi Nasional (DEN) membahas upaya pengendalian impor Bahan Bakar Minyak (BBM) secara bertahap, yang dilaksanakan dalam jaringan (daring) dan luar jaringan (luring) di Bogor, Jawa Barat (22/9/2020).

Dalam kesempatan itu, Kepala Biro Fasilitasi Kebijakan Energi dan Persidangan Sugeng Mujiyanto menyampaikan tujuan pertemuan untuk menindaklanjuti hasil rapat penyiapan bahan Sidang Anggota DEN tanggal 8 September 2020 lalu, yang disepakati Program Pengendalian Impor BBM (A20, B30, Green Gasoline, dan DME).

Selain itu, Sugeng juga menambahkan bahan ini perlu disesuaikan dengan perkembangan asumsi-asumsi makro terkini agar dapat mendukung percepatan pelaksanaan program pengendalian impor BBM secara bertahap.

Pengurangan impor BBM guna mendukung kemandirian energi dan ketahanan energi nasional disampaikan Senior Vice President Innovation & New Ventures PT. Pertamina (Persero) Dadi Sugiana.

Dukungan yang diharapkan dalam implementasi B30 antara lain, komitmen Badan Usaha Bahan Bakar Nabati (BBN) jenis Biodiesel dalam memprioritaskan FAME untuk kebutuhan domestik, dan dukungan Pemerintah untuk mendorong terciptanya infrastruktur di wilayah timur Indonesia, ujar Dadi.

Sugeng menutup dengan berharap bahwa program ini dapat dijalankan dengan baik, sehingga akan membantu mengurangi impor BBM dan dapat mempertahankan bahkan meningkatkan devisa negara.

Pembahasan dihadiri oleh Setjen DEN, Direktorat Jenderal (Ditjen) Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi (EBTKE), Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), PT. Pertamina (Persero), dan PT. Kilang Pertamina Indonesia.

Bagikan berita ini


© 2016 - 2020 Dewan Energi Nasional. All rights reserved.