DEN DEWAN ENERGI NASIONAL
REPUBLIK INDONESIA

DEN Lanjutkan One-on-one meeting pelaksanaan matrik RUEN Bersama KLHK

07 Oktober 2020 Berita

Sekretariat Jenderal (Setjen) Dewan Energi Nasional (DEN) melakukan One on One meeting pelaksanaan pengawasan terhadap implementasi matrik Rencana Umum Energi Nasional (RUEN). Kegiatan ini dilakukan lintas sektoral terhadap 383 kegiatan dalam matrik RUEN. Kali ini dilaksanakan bersama Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan secara daring, 7 Oktober 2020.

Adapun kegiatan One on One Meeting merupakan tindaklanjut dari kegiatan launching aplikasi Sistem Informasi Pengawasan Matrik Ruen (SI-SANTER) yang telah dilaksanakan pada tanggal 3 September 2020 melalui kegiatan zoom meeting di Jakarta.

Hadiri dalam acara ini Sekretaris Direktorat Jenderal Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan (PPKL) dan beberapa pejabat dan staf di lingkungan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, yaitu Biro Perencanaan, Setditjen Pengendalian Perubahan Iklim (PPI), Setditjen Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem (KSDAE).

Kepala Biro Fasilitasi Penanggulangan Krisis dan Pengawasan Energi, Setjen DEN Ediar Usman menyampaikan pentingnya kegiatan pengawasan matrik RUEN sebagai amanat PP Nomor 79 Tahun 2014 tentang Kebijakan Energi Nasional. Guna mempercepat kegiatan pengawasan melalui aplikasi Si-Santer, diharapkan setiap kementerian dapat menyampaikan progres pelaksanaan kegiatan di bidang energi.

Selanjutnya Kepala Bagian Fasilitasi Pengawasan Pelaksanaan Kebijakan Energi Setjen DEN Bambang Priyambodo, menyampaikan bahwa secara teknis terdapat 10 kegiatan matrik RUEN di lingungan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan yang perlu terus disampaikan melalui Si-Santer.

Pada sesi diskusi terdapat beberapa masukan dari perwakilan Ditjen PDASHL terkait pengisian data dan informasi pelaksanaan kegiatan reklamasi pasca tambang, pemeliharaan dan rehabilitasi daerah tangkapan air di wilayah panas bumi dan sumber energi air, penyiapan dan pemeliharaan lokasi sumber energi air dan panas bumi di kawasan hutan konservasi dan hutan lindung.

Kepala Bagian Hukum dan Kerja Sama Ditjen PPI KLHK, menyampaikan bahwa Perpres Nomor 61 Tahun 2011 tentang Rencana Aksi Nasional Penurunan Emisi Gas Rumah Kaca (RAN-GRK) telah dilasanakan secara konsisten dan akan berakhir pada tahun 2020. Hal ini ditandai dengan adanya program dan roadmap Inventarisasi Emisi GRK dan Strategi Implementasi Nationally Determined Contribution (NDC) yang mendukung pelaksanaan RAN GRK berdasarkan Paris Agreement dengan target penurunan emisi 29% pada tahun 2030.

Informasi pelaksanaan RAN GRK juga ditambahkan dari Direktorat Investasi Gas Rumah Kaca (IGRK) KLHK.

Masukan-masukan yang sangat membangun bagi tercapainya pelaksanaan kegiatan matrik RUEN di lingkungan KLHK akan terus dikoordinasikan kelengkapannya melalui Biro Perencanaan KLHK dan segera dimasukkan ke dalam Si-SANTER.

Selanjutnya Ediar mengapreasiasi peran serta kementerian terkait, khususnya Kementerian LHK terhadap penyampaian progress kegiatan di bidang keenergian melalui Si-Santer.

Bagikan berita ini


© 2016 - 2020 Dewan Energi Nasional. All rights reserved.