DEN DEWAN ENERGI NASIONAL
REPUBLIK INDONESIA

Road to 2020 International Convention on Indonesian Upstream Oil & Gas

18 November 2020 Berita

Untuk menjalankan amanat Perpres No 22 tahun 2017 tentang Rencana Umum Energi Nasional (RUEN) dan sebagai upaya merealisasikan program “Road to one million BOPD & 12 BSCFD in 2030 Through Aggressive Upstream Oil & Gas Transformation” SKK Migas menyelenggarakan FGD Ekonomi dan Keuangan 2020 (18/11/2020).

FGD yang bertemakan Strategic Collaborative Synergy and Effective Fiscal Terms dibuka oleh Wakil Kepala SKK Migas Fatar Yani Abdurrahman, dengan keynote speaker Sekretaris Jenderal (Sekjen) Dewan Energi Nasional (DEN) Djoko Siswanto, Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Febrio Nathan Kacaribu, Research Director Asia Pacific Wood Mackenzie Andrew Harwood, serta dihadiri oleh perusahaan KKKS.

Dalam pembukanya, Fatar menyampaikan FGD ini merupakan pre event dari 2020 International Convention on Indonesian Upstream Oil & Gas dimana FGD ini diharapkan dapat memformulasikan masukkan untuk disampaikan pada kegiatan tersebut.

Pada kesempatan tersebut, Djoko menyampaikan sesuai dengan PP 79 tahun 2014 tentang Kebijakan Energi Nasional bahwa kemandirian energi dapat dicapai dengan energi sebagai modal pembangunan.

Selain itu, Febrio mengungkapkan sektor hulu migas menjadi sumber penerimaan negara yang signifikan, dan Indonesia harus bersaing dengan negara lain dalam investasi dalam hulu migas.

Sedangkan, Andrew menjelaskan strategi sisi hulu beradaptasi dengan transisi energi dan karbonisasi juga dalam antisipasi dengan adanya pandemi COVID-19.

Djoko melanjutkan untuk mengurangi impor minyak, pengurangan ekspor (minyak kontraktor untuk domestik) dan peningkatan produksi minyak 1 juta BPOD tahun 2030 antara lain dengan optimasi eksisting WK dan reaktivasi WK idle dan Enhanced Oil Recovery atau EOR. (TR).

Bagikan berita ini


© 2016 - 2020 Dewan Energi Nasional. All rights reserved.